Semarang, IDN Times - Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) menyerukan perdamaian dengan mengajak seluruh kepala negara di seluruh dunia menghentikan peperangan. Upaya itu dilakukan dengan mengirimkan surat ke Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB.
Muslimat NU Surati Sekjen PBB, Serukan Perdamaian Hentikan Perang

1. Berharap Sekjen PBB bisa bangun komunikasi
Ada sembilan butir permintaan dalam surat untuk Sekjen PBB yang dibacakan saat inagurasi Paralegal Muslimat NU Wilayah Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (11/4/2026).
Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya berharap Sekjen PBB dapat membangun komunikasi yang interaktif dan diplomatis
"Muslimat NU mengajak para kepala negara menghentikan perang. Lindungi warga dunia, terutama perempuan dan anak," ungkapnya dalam keterangan resmi, Minggu (12/4/2026).
2. Muslimat NU meneduhkan peradaban
Menurut Khofifah, Muslimat NU memiliki peran penting untuk meneduhkan peradaban.
"Muslimat NU menjadi bagian peneduh, penyejuk, sekaligus juru damai," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur itu menghadiri dan menyaksikan pengukuhan 400 anggota Muslimat NU Jawa Tengah sebagai paralegal.
3. Paralegal harus siap jadi juru damai
Khofifah menyampaikan, paralegal yang dikukuhkan tersebut harus siap untuk naik tingkat menjadi juru damai.
"Mereka bisa membantu layanan di yayasan, lembaga pendidikan serta membantu layanan pemerintah," ujarnya.
Hal itu karena Muslimat NU mempunyai struktur hingga tingkat ranting, sehingga bisa berperan sebagai penyelesai masalah.