Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pangdam Diponegoro: Semua Prajurit Yonif Teritorial Tugasnya Bertempur

Pangdam Diponegoro: Semua Prajurit Yonif Teritorial Tugasnya Bertempur
Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyalami satu persatu prajurit Yonif Teritorial Pembangunan di beberapa kabupaten. (IDN Times/Dok Pendam IV Diponegoro)
Share Article

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menggelar kunjungan ke sejumlah lokasi pembangunan markas Yonif Teritorial Pembangunan.

Kunjungan Pangdam Diponegoro dilakukan sejak Rabu kemarin. 

Tak kurang ada enam lokasi markas Yonif Teritorial Pembangunan yang dicek langsung oleh Achiruddin. Antara lain, Yonif TP 443/Satria Rakai Pikatan di Kabupaten Temanggung, Yonif TP 440/Satria Jaka Sangkrip di Kabupaten Kebumen, Yonif TP 445/Satria Gagak Handoko di Kabupaten Purworejo, Yonif TP 447/ Satria Rakai Kayuwangi Klaten, Marseling Area Yonif TP 450/Karanganyar dan Yonif TP 451/Satria Mangkubumi Sragen. 

Di masing-masing lokasi, ia pun menerima laporan progres pembangunan markas Yonif Teritorial Pembangunan. Mulai capaian pembangunan barak, target penyelesaian, hingga kendala-kendala di lokasi. 

Di hadapan ratusan prajurit, Pangdam menekankan bahwa sebetulnya Yonif Teritorial Pembangunan dibentuk untuk batalyon tempur yang wajib memiliki kesiapsiagaan tinggi untuk melaksanakan tugas operasi dan pertempuran. 

"Selain fungsi pertahanan, satuan masa depan ini mengemban amanah untuk membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, penanggulangan bencana, ketahanan pangan, dan menyukseskan program pembangunan nasional," ujarnya, Kamis (16/7/2026). 

Secara khusus, ia memberikan atensi khusus kepada para prajurit muda Yonif TP 450 Karanganyar supaya senantiasa menjaga integritas dan menjauhi pelanggaran disiplin maupun hukum. 

"Seluruh personel sebaiknya bijak menggunakan media sosial, menjauhi praktik judi online serta pinjaman online ilegal, dan aktif membangun kemanunggalan dengan masyarakat sekitar," tambahnya. 

Lebih jauh, ia mengingatkan jangan sampai melakukan tindakan yang menimbulkan sanksi desersi dalam menyelesaikan masalah pribadi maupun kedinasan. 

"Melainkan harus dikomunikasikan dengan baik kepada senior atau atasan," ungkapnya. 

Selain itu, ia memaparkan rencana besar pemerintah yang menargetkan pembentukan 750 batalyon serupa di seluruh Indonesia hingga tahun 2029, sehingga satuan ini nantinya akan menjadi tulang punggung kekuatan baru TNI AD

Terkait kondisi fasilitas pangkalan yang saat ini masih dalam tahap pembangunan awal, ia meminta seluruh prajurit untuk bersabar dan menjaga sikap. 

"Karena proyek ini skala prioritas pemerintah yang nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas barak, perumahan yang lebih baik," akunya. 

Tak lupa ia menginstruksikan semua prajurit Yonif mengasah kemampuan menembak, beladiri, dan menjaga postur fisik karena satuan ini harus siap dikerahkan ke medan operasi kapan saja.

"Sebaiknya selalu menjaga komunikasi yang harmonis dengan warga sekitar tanpa melupakan ibadah sesuai dengan agama masing-masing," paparnya. 

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Tengah

See More