Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pasca Pejabatnya Terjaring OTT KPK, Pihak Unsoed Buka Suara

Kab. Banyumas
Pasca Pejabatnya Terjaring OTT KPK, Pihak Unsoed Buka Suara
Edi Santoso, anggota tim humas Unsoed sebut belum mengetahui secara persis perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat, Jumat (21/8/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • Unsoed menghormati pemeriksaan KPK terhadap pejabat rektorat dan menunggu penjelasan resmi terkait perkara serta status hukum pihak yang terlibat.
  • Kampus menyatakan tidak ada kekosongan kepemimpinan karena WR 1 dan WR 4 berada di Purwokerto, sehingga kegiatan akademik serta layanan tetap berjalan.
  • Dalam OTT, KPK mengamankan 14 orang, menyita uang ratusan juta rupiah, dan mensterilkan tiga ruang rektorat; dugaan terkait penerimaan mahasiswa baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Purwokerto, IDN Times - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto buka suara terkait proses pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat rektorat. Juru Bicara Unsoed Edi Santoso menegaskan, kampus menghormati seluruh proses hukum dan memastikan aktivitas akademik serta layanan lainnya tetap berjalan seperti biasa.

Menurut Edi, sampai saat ini proses pemeriksaan sepenuhnya berada di tangan KPK. Belum ada penjelasan resmi mengenai perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat.

"Sampai saat ini proses pemeriksaan sepenuhnya berada di tangan KPK dan belum ada penjelasan resmi mengenai hal itu. Karena itu kami belum mengetahui secara persis perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat,"ujar Edi dalam keterangan, Jumat (21/8/2026).

  1. 1. Tidak Ada Kekosongan kepemimpinan

    Universitas Jenderal Soedirman menjamin proses akademik dan layanan lainnya tetap berjalan tanpa gangguan.
    Unsoed menjamin tidak akan mengganggu proses akademik atau proses layanan lainnya.

    Edi sekaligus memberikan klarifikasi penting. Wakil Rektor Bidang Akademik (WR 1) dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas (WR 4) saat ini berada di Purwokerto untuk memegang kendali kepemimpinan.

    "Hal ini perlu kami sampaikan sekaligus menjadi klarifikasi bahwa tidak ada kekosongan kepemimpinan. Seluruh proses akademik dan layanan lainnya tetap berjalan seperti biasa,"katanya.

    Dia menjamin, apapun yang terjadi, sistem yang sudah berjalan di Unsoed tidak akan terganggu. "Kami jamin apapun yang terjadi, karena sudah ada sistem yang berjalan, ini tidak akan mengganggu proses akademik atau proses layanan lainnya. Kepemimpinan masih aman. Tidak ada kekosongan kepemimpinan,"tegas Edi.

  2. 2. Ruangan lantai 3 disegel

    Pintu ruangan di lantai tiga Unsoed Purwokerto disegel KPK dengan tanda penyegelan pada Jumat, 21 Agustus 2026.
    salah satu ruangan di lantai 3 Unsoed Purwokerto nampak disegel oleh KPK, Jumat (21/8/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

    Terkait kondisi di gedung rektorat, Edi mengaku belum sempat mengecek langsung. Namun, informasi dari staf menyebut ada beberapa ruang, termasuk ruang rektor dan wakil rektor di lantai 3, yang sedang disterilkan atau disegel oleh KPK sejak malam sebelumnya.

    "Jujur saya sendiri belum menengok ya, karena ruang itu sedang disterilkan. Saya belum ke sana, tidak boleh ke sana, tapi informasinya begitu. Ada tiga ruang yang memang lagi steril,"jelasnya.

    Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke-19 sepanjang 2026 pada Kamis (20/8/2026). Operasi ini melibatkan jajaran rektorat Unsoed, dan terbaru termasuk Rektor Prof. Akhmad Sodiq, serta beberapa wakil rektor.

    Total 14 orang diamankan (12 di Purwokerto dan 2 di Jakarta). Sembilan di antaranya menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

    KPK menyita barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah. Dugaan kasus berkaitan dengan praktik penerimaan mahasiswa baru, termasuk di Fakultas Kedokteran, di mana disebut ada aliran uang ratusan juta agar bisa diterima.

  3. 3. Situasi kampus unsoed relatif normal

    Suasana kampus Unsoed Purwokerto tampak normal dan tenang pada Jumat pascapenangkapan sejumlah pejabat kampus.
    Suasana di Unsoed Purwokerto pasca penangkapan para pejabat kampus dan 3 orang diluar manajemen nampak seperti tidak terjadi apa apa dan normal, Jumat (21/8/2026).(,IDN Times/Cokie Sutrisno)

    Unsoed menegaskan akan menunggu pernyataan resmi dari KPK sebelum mengambil sikap lebih lanjut.

    "Tentu saja Unsoed menghormati seluruh proses hukum yang sedang ditangani oleh KPK. Kita juga masih menunggu pernyataan atau statement resmi dari KPK,"kata Edi.

    Suasana di lingkungan kampus Unsoed pada Jumat pagi tampak relatif normal. Aktivitas akademik dan layanan mahasiswa dijamin tetap berlangsung tanpa gangguan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More