Surakarta, IDN Times - Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap seluruh daycare di Kota Solo menyusul mencuatnya kasus kekerasan anak di sebuah tempat penitipan anak di Yogyakarta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan keamanan anak-anak di lingkungan daycare.
Pemkot Solo Perketat Pengawasan Daycare Antisipasi Kasus Kekerasan Anak

1. Pemkot Solo segera lakukan uji kelayakan daycare
Respati mengaku prihatin atas kasus tersebut dan menyebutnya sebagai alarm bagi semua pihak untuk lebih serius dalam menjamin keamanan anak.
“Jajaran Pemkot akan segera cek kelayakan dari Daycare yang ada di Solo,” kata Respati, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, pengawasan ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari fasilitas hingga sistem pengasuhan yang diterapkan di tiap daycare.
2. Perlindungan anak jadi prioritas utama.
Respati menegaskan bahwa perlindungan anak menjadi fokus utama Pemerintah Kota Solo. Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan lainnya.
“Kasus Daycare ini mengkhawatirkan. Kami di Pemerintah Surakarta bahwa perlindungan anak menjadi yang utama. Kelompok rentan seperti anak, lansia ibu hamil mendapatkan perlindungan prioritas,” tuturnya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warganya, khususnya anak-anak.
3. Transparansi daycare akan diawasi ketat.
Selain pengawasan fasilitas, Pemkot juga akan memastikan keterbukaan dari pengelola daycare terhadap orangtua terkait perkembangan anak.
“Keadilan dan keamanan anak nomor satu. Jadi saya harapkan dari orangtua dan para pelaku usaha Daycare terbuka. Ini nanti akan kita awasi terus,” imbuhnya.
Respati menambahkan, pemantauan tidak hanya dilakukan di daycare, tetapi juga di lingkungan pendidikan lainnya guna mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di Kota Solo.