Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Solo Perketat Pengawasan Daycare Antisipasi Kasus Kekerasan Anak
Walikota Solo Respati Ardi. (Dok/ Istimewa)
  • Wali Kota Solo Respati Ardi memerintahkan pengawasan ketat terhadap seluruh daycare di Solo sebagai langkah pencegahan pasca kasus kekerasan anak di Yogyakarta.
  • Pemkot Solo menegaskan perlindungan anak dan kelompok rentan seperti lansia serta ibu hamil menjadi prioritas utama dalam kebijakan kota.
  • Pemerintah akan memastikan transparansi pengelola daycare kepada orang tua dan memperluas pemantauan ke lingkungan pendidikan untuk mencegah kekerasan anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times - Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap seluruh daycare di Kota Solo menyusul mencuatnya kasus kekerasan anak di sebuah tempat penitipan anak di Yogyakarta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan keamanan anak-anak di lingkungan daycare.

1. Pemkot Solo segera lakukan uji kelayakan daycare

Walikota Solo, Respati Ardi. (IDN Times/Larasati Rey)

Respati mengaku prihatin atas kasus tersebut dan menyebutnya sebagai alarm bagi semua pihak untuk lebih serius dalam menjamin keamanan anak.

“Jajaran Pemkot akan segera cek kelayakan dari Daycare yang ada di Solo,” kata Respati, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, pengawasan ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari fasilitas hingga sistem pengasuhan yang diterapkan di tiap daycare.

2. Perlindungan anak jadi prioritas utama.

Daycare Little Aresha, di Jalan Pakel Baru Utara Nomor 27, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Respati menegaskan bahwa perlindungan anak menjadi fokus utama Pemerintah Kota Solo. Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan lainnya.

“Kasus Daycare ini mengkhawatirkan. Kami di Pemerintah Surakarta bahwa perlindungan anak menjadi yang utama. Kelompok rentan seperti anak, lansia ibu hamil mendapatkan perlindungan prioritas,” tuturnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warganya, khususnya anak-anak.

3. Transparansi daycare akan diawasi ketat.

ilustrasi daycare (unsplash.com/Rewired Digital)

Selain pengawasan fasilitas, Pemkot juga akan memastikan keterbukaan dari pengelola daycare terhadap orangtua terkait perkembangan anak.

“Keadilan dan keamanan anak nomor satu. Jadi saya harapkan dari orangtua dan para pelaku usaha Daycare terbuka. Ini nanti akan kita awasi terus,” imbuhnya.

Respati menambahkan, pemantauan tidak hanya dilakukan di daycare, tetapi juga di lingkungan pendidikan lainnya guna mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di Kota Solo.

Editorial Team