Semarang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong atlet panahan untuk melanjutkan prestasi hingga Olimpiade Los Angeles 2028, setelah meraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Pemprov Jateng Sedang Usulkan Beri Tali Asih Buat Atlet Berprestasi

Pemprov Jawa Tengah mengapresiasi atlet panahan Nurisa usai meraih emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan mendorongnya melanjutkan prestasi hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
Pemprov Jateng akan memperkuat pembinaan atlet muda lewat kompetisi pelajar serta pengembangan balai latihan, sekaligus mengusulkan tali asih bagi atlet berprestasi yang nominalnya masih dibahas.
KONI Jateng menyebut prestasi Nurisa lahir dari pembinaan panahan sejak 2019; tim panahan Jateng juga meraih tiga emas, lima perak, dan perunggu di PON 2024.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, mengatakan, prestasi Nurisa menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah.
Ia mengklaim ini jadi hasil potensi pembinaan atlet daerah untuk bersaing di tingkat internasional.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Nurisa. Prestasi ini mengharumkan nama Indonesia dan khususnya Jawa Tengah," ujarnya, Jumat (9/10/2026).
Aria mengatakan Pemprov Jateng akan terus mendukung atlet berprestasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga, terutama pada kelompok usia muda. Upaya itu dilakukan melalui penyelenggaraan kompetisi tingkat pelajar serta pengembangan balai pembinaan dan pelatihan olahraga pelajar.
Menurut dia, Pemprov Jateng juga sedang mengusulkan pemberian tali asih atau apresiasi bagi atlet berprestasi. Adapun besaran penghargaan tersebut masih dalam tahap pembahasan.
"Kami berharap Jawa Tengah menjadi gudang atlet, khususnya atlet internasional. Pemerintah provinsi akan mendukung sepenuhnya para atlet Jawa Tengah," katanya.
Ketua (KONI) Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, prestasi Nurisa merupakan bagian dari proses pembinaan panahan yang dibangun sejak 2019. Pembinaan tersebut diarahkan untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing, melalui latihan rutin dan kompetisi yang sehat.
Sujarwanto menyebut, panahan Jawa Tengah menunjukkan perkembangan dalam sejumlah ajang olahraga, termasuk PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Pada ajang tersebut, tim panahan Jawa Tengah meraih tiga medali emas, lima perak, dan medali perunggu.
Sujarwanto menilai Nurisa memiliki peluang untuk melanjutkan prestasi ke level yang lebih tinggi. Terlebih, nomor compound yang ditekuninya diharapkan dapat dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 2028.
"Nurisa berlatih sejak SMP, kemudian SMA, dan sekarang sudah tampil di tingkat internasional. Kami berkeyakinan dia bisa melanjutkan prestasinya," ujar Sujarwanto.























