Sejumlah Anggota DPD RI Sowan ke Rumah Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

- Sejumlah anggota DPD RI menemui Joko Widodo di kediamannya di Solo pada 21 Agustus 2026, membahas aspirasi daerah, arah pembangunan, dan penguatan desentralisasi.
- Senator Kalimantan Timur Yulianus Henock Sumual mendorong pembangunan lebih berpihak pada daerah agar tidak terpusat dan mencegah kekecewaan masyarakat akibat minimnya perhatian.
- Yulianus mengapresiasi peran Jokowi dalam pemindahan IKN ke Kalimantan, sementara Arya Wedakarna menyerahkan tongkat Ganesha dan menyatakan dukungan politik Bali menjelang 2029.
Surakarta, IDN Times — Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya di Jalan Kutai Utara, Solo, Jumat (21/8/2026). Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas sejumlah persoalan daerah, mulai dari arah pembangunan hingga penguatan desentralisasi.
Pertemuan berlangsung di ruang tamu kediaman Jokowi. Salah satu senator yang hadir, Yulianus Henock Sumual, anggota DPD RI asal Kalimantan Timur sekaligus Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi dari daerah.
“Kita mengunjungi Presiden ke-7 Republik Indonesia. Saya sebagai Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, saya juga sebagai anggota DPD RI dari Kalimantan Timur merasa bangga melihat Pak Jokowi tetap dalam kondisi sehat,” ujar Yulianus usai bertemu dengan Jokowi, Jumat (21/8/2026).
1. DPD RI Dorong Pembangunan Lebih Berpihak ke Daerah

Rombongan DPD RI bertemu dengan Presiden ke-7 Jokowi, Jumat (21/8/2026). (IDN Times/Larasati Rey) Menurut Yulianus, salah satu isu yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah desentralisasi. Ia menilai pembangunan nasional perlu memberikan ruang dan perhatian yang lebih besar kepada daerah.
“Kalau masalah pembahasan di dalam, ya kami sebagai wakil-wakil rakyat di daerah tetap menginginkan adanya desentralisasi ke depannya. Pembangunan itu harus berkiblat ke daerah,” katanya.
Ia berharap kebijakan pembangunan tidak terlalu terpusat sehingga daerah yang dinilai mengalami perlambatan dapat kembali berkembang.
“Supaya daerah yang sekarang banyak mengalami kemunduran ke depan bisa lebih maju,” imbuhnya.
Yulianus juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan aspirasi masyarakat di daerah. Menurut dia, minimnya perhatian terhadap pembangunan daerah dapat memicu kekecewaan masyarakat.
“Kondisi sekarang kami sebagai wakil rakyat dari daerah, ya senator, mempunyai keprihatinan bilamana pembangunan daerah itu kurang perhatian akan menyebabkan kemarahan daripada masyarakat daerah,” ujarnya.
2. Yulianus Singgung Peran Jokowi dalam Pemindahan IKN

Rombongan DPD RI bertemu dengan Presiden ke-7 Jokowi, Jumat (21/8/2026). (IDN Times/Larasati Rey) Dalam kesempatan tersebut, Yulianus turut mengapresiasi sejumlah kebijakan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden, salah satunya terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan.
Ia menilai keberadaan IKN di Kalimantan tidak terlepas dari dukungan Jokowi ketika masih menjadi kepala negara.
“Ibu Kota Negara bisa ada di Kalimantan atas dukungan beliau. Jadi sekali lagi, Presiden ke-7 Republik Indonesia Pak Jokowi tetap dicintai rakyat,” ucapnya.
Yulianus juga menyampaikan kebanggaannya dapat bertemu langsung dengan Jokowi. Ia menyebut kondisi kesehatan Jokowi terlihat baik saat menerima kunjungan para senator.
3. Arya Wedakarna Bawa Tongkat Ganesha, Singgung 2029

Rombongan DPD RI bertemu dengan Presiden ke-7 Jokowi, Jumat (21/8/2026). (IDN Times/Larasati Rey) Sementara itu, anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, datang membawa tongkat Ganesha khas Tampaksiring untuk diserahkan kepada Jokowi.
Kunjungan tersebut juga diwarnai pernyataan Arya mengenai dukungan masyarakat Bali terhadap langkah politik Jokowi ke depan. Bahkan, ia menyebut Bali siap mengikuti arah politik yang akan ditentukan Jokowi menjelang Pemilu 2029.
“Pokoknya Bali siap untuk ikut Pak Jokowi. Kita manut pada perintah Pak Jokowi ya. Saya pastikan Bali 2029 ngikut ini Pak Jokowi,” tegas Arya.
Yulianus kemudian mengaitkan pemberian tongkat tersebut dengan simbol kepemimpinan. Ia menyebut ada pesan tertentu yang dibawa melalui tongkat Ganesha tersebut, termasuk soal estafet kepemimpinan.
“Tongkat kepemimpinan, pokoknya nanti akan ada surprise. Tunggu 2027 ya, terima kasih,” kata Yulianus.
Pertemuan para anggota DPD RI dengan Jokowi tersebut berlangsung tertutup di kediaman Jokowi. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan itu menjadi ruang bagi para senator untuk menyampaikan perhatian terhadap pembangunan daerah serta arah kebijakan desentralisasi.



















