Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sekolah di Semarang Redam Pergerakan Kreak Lewat SITOPIK dan OASE

Sekolah di Semarang Redam Pergerakan Kreak Lewat SITOPIK dan OASE
Share Article

Semarang, IDN Times - Lantaran was-was dengan maraknya kreak-kreak di Semarang, SDN Tugurejo 02 membuat aplikasi OASE dan SITOPIK. 

Nur Rakhmat, Kepala SDN Tugurejo 02 Semarang menuturkan dengan mengoptimalkan dua aplikasi tersebut setidaknya bisa meredam aksi perundungan, mengurangi pergerakan gangster, klitih, dan kreak yang meresahkan masyarakat. 

"Harapannya dengan conto apik dari semua pihak murid tidak terpengaruh contoh jelek atau negatif yang ada di sekitarnya," kata Nur, Senin (14/10/2024). 

1. Aplikasi SITOPIK until sharing keteladanan

Siswa dan guru SDN Tugurejo Semarang menunjukkan aplikasi SITOPIK dan OASE. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Siswa dan guru SDN Tugurejo Semarang menunjukkan aplikasi SITOPIK dan OASE. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Ada beberapa menu dalam aplikasi SITOPIK di antaranya menu conto apik dari kepala sekolah, guru, orang tua, lingkungan, dan siswa. 

Serta terdapat pula menu wani apik, dan menu jare mas topik. Menu conto apik isinya semua kebaikan atau teladan baik dari semua unsur baik di rumah maupun di sekolah. 

Kemudian ada juga menu wani apik berisi no admin yang nantinya semua murid, guru, ortu yang hendak mengisi SI TOPIK mengirimkan video dan foto ke admin melalui wani apik. Sedangkan menu jare mas topik berisi kata Mutiara dan motivasi harian sebagai inpirasi dan motivasi untuk selalu berbuat dan melakukan kebaikan kapan pun dan dimanapun.

2. Aplikasi OASE dikenalkan kepada ortu murid

Nur menyampaikan untuk aplikasi OASE sebetulnya sebagai penguatan kepada lingkungan sekitar sekolah dan instansi lainnya. Apalagi aplikasi OASE 4 Oktober kemarin sudah dikenalkan kepada guru, orang tua, murid saja.

3. Kepsek berharap bisa kurangi kreak dan gengster

Sebanyak 19 gangster yang meresahkan masyarakat belakangan ini di Kota Semarang membubarkan diri di Mapolrestabes Semarang, Selasa (1/10/2024). (Dok. Humas Polrestabes Semarang)
Sebanyak 19 gangster yang meresahkan masyarakat belakangan ini di Kota Semarang membubarkan diri di Mapolrestabes Semarang, Selasa (1/10/2024). (Dok. Humas Polrestabes Semarang)

Sri Sunarsih, Kepala SDN Tugurejo 03 menyambut baik pembuatan dua aplikasi tersebut. Untuk aplikasi SI TOPIK bisa dimanfaatkan karena di Semarang masih marak kreak. 

"Nah, dengan adanya SI TOPIK siswa jadi banyak teladan positif sehingga tidak ikut arus gangster dan kreak. Terlebih dibarengi dengan OASE, tentu teladan dan kebaikan akan semakin banyak dan siswa menjadi murid berkarakter pelajar Pancasila," akunya. 

Ke depan aplikasi OASE dan SI TOPIK yang digunakan SDN Tugurejo 02 juga didiseminasikan ke sekolah wilayah Kecamatan Tugu dan juga beberapa sekolah lain.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Rahasia Nonton TV di Laptop Tanpa Kuota, 100 Persen Legal dan Anti-Lag!

28 Jun 2026, 07:00 WIBNews