Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Selama PPDB, Disdik Klaim Sekolah Negeri Tak Kekurangan Murid

Kota Semarang
Selama PPDB, Disdik Klaim Sekolah Negeri Tak Kekurangan Murid
Ilustrasi pengumuman PPDB. IDN Times/Maulana
Share Article

Semarang, IDN Times - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah mengklaim dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tahun ini, tak ada satu pun sekolah negeri yang akan kekurangan murid. 

  1. 1. Kekurangan murid dapat diakali dari alokasi dari sistem PPDB

    Siswa dan wali murid berkonsultasi dengan petugas pusat layanan informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA 7 Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
    Siswa dan wali murid berkonsultasi dengan petugas pusat layanan informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA 7 Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Sekretaris Disdikbud Jawa Tengah, Sulistyo mengungkapkan sekolah negeri yang kekurangan murid dapat diakali dengan menampung anak-anak yang tidak diterima di sekolahan favorit.

    "Jadi, kalau ada sekolah negeri yang kekurangan murid kan kita otomatis mendapat anak yang disalurkan melalui sistem PPDB dalam jejaring online. Kalau pun masih ada yang kurang beberapa kelas, itu hanya di kawasan pinggiran saja," ujar Sulistyo kepada IDN Times, Selasa (9/7).

  2. 2. Kapasitas sekolah negeri tak mampu menampung semua lulusan SMP

    IDN Times/Imam Rosidin
    IDN Times/Imam Rosidin

    Pihaknya mengatakan daya tampung sekolah negeri di Jawa Tengah tahun ini 249.088 orang. Sedangkan, lulusan SMP dari data yang dihimpun pihaknya yakni sebanyak 540.010 orang.


    Dengan kapasitas yang terbatas, katanya, Pemprov Jateng memastikan calon siswa yang gagal lolos ke sekolah negeri, akan disalurkan ke sekolah swasta.
     
    "Makanya nanti hampir separuhnya akan disalurkan ke swasta. Karena selama ini sekolah negeri enggak bisa menampung semua lulusan SMP. Kita merasa kewalahan karena jumlah SMA/SMK yang ada saat ini hanya sekitar 301 sekolahan," akunya.

  3. 3. Anggaran sewa server didapat dari dana patungan sekolah

    Ilustrasi PPDB. IDN Times/Fariz Fardianto
    Ilustrasi PPDB. IDN Times/Fariz Fardianto

    Untuk pelaksanaan PPDB sendiri, pihaknya terbantu dari kerja sama dengan Telkom. Pihaknya mengakui bahwa dana operasional sistem PPDB selama ini didapat dari iuran setiap sekolah negeri dengan nilai bervariasi.

    "Kita pakai dana sekolah, lalu digunakan untuk menyewa sistem servernya dari Telkom. Untuk besarannya, kita kurang tahu karena yang mengurus dari pimpinan dinas langsung," kata Sulistyo.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More