Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sepanjang Agustus, Warga Semarang Diimbau Pasang Bendera Merah Putih
Ilustrasi lomba 17 Agustusan di Balai Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)
  • Pemkot Semarang mengimbau warga, instansi, dan pelaku usaha mengibarkan Merah Putih pada 1–31 Agustus 2026 untuk menyambut HUT ke-81 RI.
  • Lingkungan permukiman hingga tempat usaha dapat dihias dengan ornamen kemerdekaan sesuai identitas visual resmi HUT ke-81 RI, sambil menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban.
  • RT dan RW didorong mengadakan kerja bakti, dekorasi kampung, serta perlombaan untuk mempererat warga dan menghidupkan gotong royong bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1–31 Agustus 2026

Pemkot Semarang mengimbau warga, instansi, dan pelaku usaha mengibarkan Bendera Merah Putih. Lingkungan juga dapat dihias dengan ornamen kemerdekaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Kota Semarang mengimbau pengibaran Bendera Merah Putih selama Agustus 2026 serta pemasangan dekorasi kemerdekaan dan pelaksanaan kegiatan lingkungan untuk menyemarakkan HUT ke-81 RI.
  • Who?
    Warga Semarang, perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, RT/RW, pelaku usaha, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, dan rumah makan diajak berpartisipasi oleh Pemkot Semarang.
  • Where?
    Di rumah, lingkungan permukiman, kantor, tempat usaha, pusat perbelanjaan, hotel, rumah makan, serta wilayah RT dan RW di Kota Semarang.
  • When?
    Pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung 1–31 Agustus 2026, dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Why?
    Imbauan dilakukan untuk menyemarakkan HUT ke-81 RI bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, serta mendorong gotong royong, kebersihan, keamanan, ketertiban, dan kebersamaan warga.
  • How?
    Warga diminta mengibarkan bendera, menghias lingkungan sesuai identitas visual resmi, mengikuti kerja bakti dan kegiatan setempat, mengadakan perlombaan, serta menjaga lingkungan tetap bersih, aman, dan tertib.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Warga Semarang diajak pasang Bendera Merah Putih dari 1 sampai 31 Agustus 2026. Pemerintah Kota Semarang juga mengajak rumah, kantor, dan toko dihias. Warga bisa kerja bakti, bersihkan kampung, ikut lomba, dan jaga lingkungan. Semua dilakukan untuk merayakan ulang tahun Indonesia yang ke-81.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ajakan memasang Merah Putih dan menghias lingkungan memberi ruang bagi warga Semarang untuk merayakan kemerdekaan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Keterlibatan RT, RW, pelaku usaha, dan berbagai komunitas dapat mempertemukan warga dalam kerja bakti, menjaga ketertiban, serta mempererat silaturahmi sambil menumbuhkan kebanggaan pada lingkungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Memasuki bulan Agustus 2026, warga Kota Semarang diajak memasang Bendera Merah Putih selama satu bulan penuh untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengibaran bendera dilakukan mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Selain Merah Putih, lingkungan permukiman, perkantoran hingga tempat usaha juga dapat dihias menggunakan umbul-umbul, poster, spanduk, baliho, dan ornamen kemerdekaan.

Ajakan tersebut disampaikan Pemkot Semarang melalui surat Sekretaris Daerah atas nama Wali Kota Semarang tentang tema, logo, dan partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan HUT ke-81 RI.

1. Merah Putih dikibarkan sepanjang 1–31 Agustus

Warga memasang deretan bendera Merah Putih di lokasi wisata kebun teh Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/ama/aa.)

Pemkot Semarang mengajak masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah dan lingkungan masing-masing selama Agustus 2026.

Imbauan tidak hanya ditujukan kepada warga. Perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, pelaku usaha, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel hingga rumah makan juga diajak berpartisipasi.

Selain memasang bendera, masyarakat dapat mempercantik lingkungan menggunakan berbagai dekorasi kemerdekaan.

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto mengatakan, peringatan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk menggerakkan warga di tingkat lingkungan.

“Semangat kemerdekaan terlihat dari kepedulian warga terhadap lingkungannya. RT dan RW memiliki peran strategis menggerakkan masyarakat bergotong royong, menjaga kebersihan, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap lingkungan tempat tinggalnya,” katanya, Sabtu (1/8/2026).

2. Dekorasi 17 Agustus mengikuti identitas visual resmi

Ilustrasi. Sejumlah siswa membawa bendera Merah Putih saat akan menyambut kegiatan rapat kerja Presiden Prabowo Subianto dan retret Kabinet Merah Putih 2024-2029. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Bagi warga maupun pelaku usaha yang ingin menghias lingkungan, Pemkot meminta dekorasi menggunakan pedoman identitas visual resmi HUT ke-81 RI. Dekorasi tersebut bisa berupa umbul-umbul, poster, spanduk, baliho maupun ornamen lainnya.

Selain menghias lingkungan, masyarakat diajak melakukan kerja bakti serta menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama Bulan Kemerdekaan.

Pemkot juga mendorong masyarakat mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan di tingkat kota maupun lingkungan masing-masing.

3. RT dan RW didorong hidupkan kegiatan 17 Agustus

Warga berkegiatan dengan menggunakan bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) RT Rp25 juta per tahun dari Pemkot Semarang. (Dok. Pemkot Semarang)

Tak hanya dekorasi, kegiatan di tingkat RT dan RW menjadi salah satu bentuk partisipasi yang didorong selama Agustus.

Warga dapat menggelar kerja bakti, menghias kampung hingga perlombaan untuk mempertemukan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Kami ingin semangat kebersamaan tumbuh dari lingkungan terkecil. Ketika warga bersama-sama menghias kampung, melaksanakan kerja bakti, mengikuti perlombaan, hingga menjaga keamanan lingkungan, di situlah nilai-nilai persatuan dan gotong royong benar-benar hadir,” ujar Handi.

Menurutnya, kemeriahan bukan menjadi satu-satunya tolok ukur peringatan kemerdekaan. Partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap bersih, aman dan tertib juga menjadi bagian dari perayaan.

4. Tema HUT ke-81 RI: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Sebanyak 1.700 peserta dari 16 kecamatan unjuk kemampuan dalam Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) dan Gelora Muda 2026 yang digelar 24-26 Juli 2026. (dok. Pemkot Semarang)

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Pemkot Semarang meminta tema tersebut tidak hanya diwujudkan melalui dekorasi, tetapi juga kegiatan bersama di lingkungan masing-masing.

Partisipasi warga selama Agustus diharapkan menjadi kesempatan menghidupkan kembali gotong royong, mulai dari kerja bakti, menjaga lingkungan hingga kegiatan bersama antarwarga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article