Showcase MBG yang digelar oleh Pemkot Solo di halaman Graha Wisata Niaga, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Purwosari 1 Laweyan, Fitriyanto, menegaskan menu yang dipamerkan dalam showcase merupakan menu asli yang dibagikan kepada siswa setiap hari.
“Soal menu yang ditampilkan sama dengan yang dibagikan. Karena kita sudah membahas dalam rapat bahwa tampilan menu yang di sini tidak boleh dilebihkan dan juga tidak boleh dikurangkan. Karena inilah yang kita sajikan kepada siswa. Kami memberikan menu untuk porsi besar itu anggarannya Rp10.000,” ucap Fitriyanto.
Ia juga berharap showcase MBG dapat terus diadakan secara berkala agar masyarakat memahami langsung pelaksanaan program tersebut.
“Saya sangat mendukung terkait acara ini, karena membuat mata masyarakat bisa terbuka bahwa inilah MBG, inilah anggaran MBG. Semuanya tidak ada manipulasi di sini, semua tidak ada permainan dan lain sebagainya, seperti apa yang selama ini beredar. Harapannya kegiatan ini bisa berlanjut entah periode satu semester sekali atau dua semester sekali,” ucapnya menambahkan.
Kegiatan showcase MBG ini pun menjadi perhatian warga yang hadir di CFD. Banyak pengunjung tampak penasaran melihat langsung variasi menu dari 24 dapur SPPG yang selama ini menjadi bagian dari program pemenuhan gizi bagi anak sekolah di Solo.