Semarang, IDN Times - Layar televisi (TV), baik jenis LED, OLED, maupun QLED, kerap menjadi tempat berkumpulnya debu, noda sidik jari, hingga cipratan minyak. Saat melihat layar TV mulai kusam, tindakan spontan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyemprotkan air keran atau cairan pembersih kaca lalu menyulapnya pakai kain seadanya.
Padahal, menggunakan air keran dan cairan kimia sembarangan adalah kesalahan fatal yang bisa merusak lapisan anti-glare (anti-pantulan) dan memicu munculnya garis hitam permanen (dead pixel) pada layar TV Anda.
Agar TV kesayangan Anda tidak rusak sebelum waktunya, simak cara benar dan aman membersihkan layar TV di bawah ini!
Mengapa Air Keran dan Pembersih Kaca Berbahaya bagi Layar TV?
Kandungan Mineral pada Air Keran: Air keran mengandung zat kapur, kalsium, dan mineral lain yang dapat meninggalkan bercak putih (water spot) yang sulit dihilangkan serta berisiko menggores panel sensitif.
Bahan Kimia Alkohol/Amonia pada Pembersih Kaca: Cairan pembersih kaca jendela umumnya mengandung amonia atau alkohol keras. Bahan ini bisa mengikis lapisan pelindung (coating) layar TV sehingga tampilan gambar menjadi buram dan belang-belang.
Panduan Langkah Benar Bersihkan Layar TV Biar Awet
