Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Swab Acak di Restoran Semarang, Satu Wanita Diketahui Positif COVID-19

Swab Acak di Restoran Semarang, Satu Wanita Diketahui Positif COVID-19
Tim Swab Hunter Surabaya menyasar kerumunan di sejumlah tempat. Dok. Humas Pemkot Surabaya.
Share Article

Semarang, IDN Times - Seorang wanita berinisial NAP (23) kedapatan terkonfirmasi positif COVID-19 dari hasil tes swab antigen yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Semarang. NAP yang berasal dari Madiun tersebut semula mengikuti tes swab antigen ketika berada di Resto And Bar Openaire, Kelurahan Tawangsari, Kota Semarang pada Senin (7/2/2022).

1. NAP awalnya mau menengok temannya di Semarang

Ilustrasi Petugas Satpol PP. ANTARA/HO-Satpol PP Jaktim/am
Ilustrasi Petugas Satpol PP. ANTARA/HO-Satpol PP Jaktim/am

NAP mengaku terkejut saat dinyatakan positif COVID-19. Sebab kedatangannya ke restoran tersebut hanya sekedar menyambangi temannya yang bekerja di situ.

"Ke Semarang mau nengok teman yang lagi kerja. Selasa mau pulang ke Madiun lagi eh malah positif COVID-19," ungkapnya, Selasa (8/2/2022).

2. NAP langsung dikarantina di rumdin Wali Kota Semarang

Para pasien COVID-19 di Rumdin Semarang diberi terapi. Dok. IDN Times/bt
Para pasien COVID-19 di Rumdin Semarang diberi terapi. Dok. IDN Times/bt

Ia mengatakan, dirinya tidak mengalami gejala apa pun saat positif COVID-19. Namun, dirinya langsung diarahkan oleh petugas Satpol PP untuk menjalani karantina terpusat di rumdin Wali Kota Semarang.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto membenarkan adanya seorang wanita yang dipastikan positif COVID-19 dari tes swab.

Fajar pun memerintahkan wanita tersebut menjalani isolasi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

"Ini langsung isolasi di rumah dinas. Tindakan medis selanjutnya dari Dinas Kesehatan," terangnya dalam keterangan yang diterima IDN Times.

3. Satpol PP sengaja menyasar Resto and Bar Openaire

Pendisiplinan masyarakat yang dilakukan Satpol PP di kawasan Malioboro. IInstagram/ Satpol PP DIY
Pendisiplinan masyarakat yang dilakukan Satpol PP di kawasan Malioboro. IInstagram/ Satpol PP DIY

Fajar berkata, semula ia memerintahkan petugasnya untuk merazia sejumlah lokasi guna mengecek aturan protokol kesehatan pada Senin (7/2/2022) dini hari. Saat itu, petugasnya mendapati para pengunjung dan karyawan sejumlah restoran menaati protokol kesehatan.

Langkah berikutnya petugasnya mengadakan tes swab antigen secara acak. Yang disasar yaitu 20 pengunjung dan karyawan Resto and Bar Openaire. Dari data tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Semarang, turut melakukan tes swab, ada satu pengunjung positif COVID-19.

4. Puluhan botol miras juga disita

Ilustrasi Miras (IDN Times/Debbie Sutrisno)
Ilustrasi Miras (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Diluar itu, Satpol PP Semarang juga menyita 89 botol minuman keras (miras) dari Resto and Bar Openaire. Fajar beralasan perlu menyita puluhan miras karena tidak ada izin usaha penjualan minuman beralkohol.
 
Petugasnya memergoki banyak minuman keras di rak display menu. Termasuk ada minuman merek Campiri, Aperol.

"Pengelola harus mengurus izin di Satpol PP. Selama belum ada izin, maka kita amankan. Ini pemilik juga akan menjalani sidang tindak pidana ringan karena minuman keras," tandasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

MRE Dinilai Jadi Solusi Konsumsi Jemaah Haji Masa Depan

01 Jun 2026, 05:46 WIBNews