Tren Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Jateng Tinggi, Capai 23,26 Juta

- BPS Jateng mencatat 23,26 juta perjalanan wisatawan nusantara ke Jawa Tengah pada Januari–Februari 2026, menandakan lonjakan mobilitas dan minat berwisata di awal tahun.
- Peningkatan kunjungan wisnus menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata daerah serta memberi efek domino pada transportasi dan ekonomi kreatif.
- Tren ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk berwisata, dengan destinasi Jateng tetap kompetitif dan pemerintah daerah didorong memperkuat promosi wisata.
Semarang, IDN Times - Tren kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Jawa Tengah tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng mencatat terdapat 23,26 juta perjalanan sepanjang bulan Januari-Februari 2026.
1. Sektor pariwisata menggeliat

Kepala BPS Jateng, Ali Said mengatakan, pergerakan wisnus ke Jateng menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Tingginya mobilitas masyarakat mendorong sektor pariwisata menggeliat.
‘’Dari angka 23,26 juta perjalanan di awal tahun 2026 itu mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata di dalam negeri, khususnya ke Jawa Tengah. Mobilitas ini turut dipengaruhi momentum awal tahun dan berbagai aktivitas liburan,’’ ungkapnya, Sabtu (11/4/2026).
2. Pemulihan sektor pariwisata daerah

Menurutnya, peningkatan perjalanan wisnus menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata daerah. Dampaknya juga dirasakan pada sektor pendukung seperti transportasi dan ekonomi kreatif.
“Pergerakan ini menunjukkan aktivitas pariwisata terus tumbuh dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” terang Ali.
3. Meningkatnya kepercayaan masyarakat berwisata

BPS Jawa Tengah mencatat tren perjalanan ini sejalan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk berwisata. Selain itu, daya tarik destinasi di Jateng dinilai tetap kompetitif.
Dengan capaian tersebut, Jateng optimistis mampu mempertahankan tren kunjungan wisatawan sepanjang 2026. Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong promosi dan penguatan destinasi wisata.


















