Comscore Tracker

62 Ribu UMKM Ajukan Restrukturisasi Kredit BSI saat Pandemik COVID-19

Pembiayaan buat UMKM tumbuh capai Rp36,82 triliun

Semarang, IDN Times - Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat telah merestrukturisasi pembiayaan kepada 96 ribu nasabah senilai Rp18,97 triliun. Adapun dari jumlah tersebut, sebanyak 65 persen atau 62 ribu adalah nasabah dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

1. Restrukturisasi pembiayaan UMKM tembus Rp18,97 triliun

62 Ribu UMKM Ajukan Restrukturisasi Kredit BSI saat Pandemik COVID-19Ilustrasi UMKM. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Wakil Direktur Utama 1 BSI, Ngatari mengatakan, selama masa pandemik COVID-19 pihaknya merestrukturisasi kredit seperti halnya industri jasa keuangan lainnya. Upaya memberikan kelonggaran kredit bagi nasabah yang terdampak pandemik tersebut didominasi para pelaku UMKM.

“ Kami sudah melakukan restrukturisasi pembiayaan dengan nilai Rp.18,97 triliun. Dari total itu sebanyak 65 persen atau 62 ribu nasabah adalah nasabah UMKM dengan nominal Rp.7,91 triliun,” ungkapnya saat press conference Kinerja Triwulan II 2021 BSI secara virtual, Selasa (10/8/2021).

Kendati Indonesia masih dilanda pandemik COVID-19, penyaluran pembiayaan kepada UMKM oleh BSI terus meningkat. Hingga bulan Juni 2021, pembiayaan UMKM di BSI tercatat sebesar Rp36,82 trilun lebih tinggi dibandingkan dengan akhir tahun 2020 lalu yang tercatat hanya Rp34,99 triliun.

Baca Juga: Ekonomi di Jateng Membaik di Masa Pandemik, Ini Faktor Penyumbangnya 

2. BSI salurkan pembiayaan ke UMKM yang sehat dan suistanable

62 Ribu UMKM Ajukan Restrukturisasi Kredit BSI saat Pandemik COVID-19Bank Syariah Indonesia (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Pembiayaan UMKM didominasi oleh usaha menengah yang mengambil porsi 14,66 persen, disusul usaha kecil sebesar 10,76 persen dan usaha mikro sebesar 11,41 persen.

Ngatari menjelaskan, pembiayaan kepada segmen mikro terus mengalami pertumbuhan. Komposisi untuk pembiayaan UMKM di bulan juni 2021 sebesar 22,86 persen, atau naik 46 basis point dibandingkan bulan maret 2021.

“Kedepan komitmen BSI kepada sektor UMKM tidak akan luntur, kami akan terus menyalurkan pembiayaan kepada nasabah yang sehat dan sustainable,” tuturnya.

3. Total pembiayaan yang disalurkan BSI capai Rp161,50 triliun

62 Ribu UMKM Ajukan Restrukturisasi Kredit BSI saat Pandemik COVID-19Ilustrasi bank syariah. (Dok. Bank Syariah Indonesia)

Sementara itu, secara umum hingga juni 2021, BSI mencatatkan total pembiayaan sebesar Rp 161,50 triliun atau tumbuh 11,73 persen (year on year). Pertumbuhan pembiayaan itu ditopang oleh pembiayaan mikro, gadai emas, dan pembiayaan consumer.

“Pembiayaan giro tumbuh sebesar 12,88 persen, gadai emas tumbuh 27,70 persen dan consumer tumbuh 27,38 persen,” ujarnya

Sementara itu, BSI juga berperan dalam penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional. Hingga bulan juli 2021 lalu telah menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp 2,12 triliun untuk 18.539 debitur.

“Kami targetkan sampai dengan 22 Oktober 2021 akan terealisasi kurang lebih Rp 45 triliun, atau leverage satu setengah kali dari penempatan dana sebesar Rp 3 triliun,” tandas Ngatari.

Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Perbankan di Jateng Capai Rp60 Triliun

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya