Comscore Tracker

Tarif Tol Laut Murah Tapi Terhambat Pendangkalan di Pelabuhan Kendal

Plus minus layanan tol laut di Pantura Jawa Tengah

Semarang, IDN Times - Proyek tol laut yang dioperasikan selama Presiden Joko "Jokowi" Widodo menjabat dua periode dirasakan manfaatnya oleh para pengusaha di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Para pengusaha yang menggunakan fasilitas tol laut bisa meningkatkan volume pengiriman barangnya melalui Pelabuhan Kendal menuju Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Bea Cukai Semarang Temukan 3,5 Kg Sabu Diselipkan di Pigura Kaligrafi

Tarif tol laut dianggap terjangkau ketimbang layanan lainnya

Tarif Tol Laut Murah Tapi Terhambat Pendangkalan di Pelabuhan KendalIlustrasi aktivitas bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Ketua DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Tanjung Emas, Supriyono mengatakan, fasilitas tol laut sedikit banyak sudah memberikan beragam kemudahan bagi pengusaha angkutan barang yang beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas. Pasalnya, ia merasa tarif yang dikenakan untuk jalur tol laut lebih murah ketimbang memakai layanan kapal pada umumnya. 

"Kita senang kalau banyak tol laut. Arus pengirimannya emang jadi melonjak. Volume barang yang dipesan dari Kalimantan juga pasti meningkat. Soalnya enak pakai tol laut. Saya gak hafal persisnya berapa tapi tarif tol laut dari Tanjung Emas ke Kumai dan Banjarmasin itu sangat murah. Ya minimal kita jadi gak perlu repot-repot mencari tiket kapal lagi. Ternyata dengan tol laut ini, kemudahan fasilitas disediakan sama pemerintah," kata Supriyono kepada IDN Times, Kamis (15/9/2022). 

Pelabuhan Kendal layani dua kali jadwal tol laut

Tarif Tol Laut Murah Tapi Terhambat Pendangkalan di Pelabuhan KendalIlustrasi pelabuhan. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Terpisah, Kabid Angkutan Dishub Kendal, Andy Rahmad Yulianto mengungkapkan, aktivitas pelayaran di jalur tol laut dilayani dua kali dalam sepekan. Volume angkutan barangnya mengalami peningkatan 20 persen selama tahun ini. 

"Untuk jalur pelayaran yang menggunakan fasilitas tol laut kita rutin melayani seminggu dua kali. Kapal yang dioperasikan ada satu KMP Kalibodri. Operator kapalnya dari ASDP Indonesia Ferry," kata Andy ketika berbincang dengan IDN Times via telepon. 

Hampir setiap pekannya, menurutnya, KM Kalibodri mengangkut beragam produk minuman, alat berat, sembako, dan barang-barang logistik dari Kendal untuk memenuhi kebutuhan sandang dan pangan bagi masyarakat Kumai dan sekitarnya. 

Setiap dioperasikan, volume KM Kalibodri selalu penuh.

"KM Kalibodri ini gak pernah sepi orderan. Volumenya pasti penuh apalagi kalau pas masuk momen Lebaran. Per bulan ini aja volume barang yang diangkut menggunakan KM Kalibodri bisa meningkat sekitar 20 persen. Banyak barang yang dikirim ke Kumai. Ada sembako, minuman, alat berat juga ada," terangnya. 

Terhambat pendangkalan sedimentasi di kolam pelabuhan

Tarif Tol Laut Murah Tapi Terhambat Pendangkalan di Pelabuhan KendalANTARA FOTO / Aditya Pradana Putra

Meski begitu, dirinya mengakui banyak hambatan ketika memakai fasilitas tol laut.

Kendala yang kentara dirasakan pengelola Pelabuhan Kendal berkaitan dengan kedalaman kolam pelabuhan yang kini mengalami sedimentasi. 

Andy berharap, pemerintah pusat segera mengatasi masalah tersebut. Pasalnya, selain mengganggu arus pelayaran, sejumlah rencana membuka rute tol laut juga menjadi tertunda. 

"Setahu saya terakhir dikeruk kedalaman kolam Pelabuhan Kendal sekitar 5 meter. Dan terakhir saya dapat info kedalamannya semakin rendah yaitu kisaran 2--2,5 meter. Itu pun terjadi pas sedang ada air pasang. Kita harapannya ke pusat kendala soal masalah kedalaman laut ini secepatnya dicarikan solusinya. Kalau bisa ada bantuan ke Kendal untuk mengeruk kolam pelabuhan. Karena sebenarnya pelaku usaha tertarik untuk membuka rute tol laut yang baru. Jurusan yang diminati belakangan ini dari Kendal ke Banjarmasin," ungkapnya. 

Tol laut bisa tingkatkan volume bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas

Tarif Tol Laut Murah Tapi Terhambat Pendangkalan di Pelabuhan KendalKepala Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Anton Martin saat cek kondisi peti kemas yang terendam banjir di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (Dok Humas Bea Cukai Tanjung Emas Semarang)

Sedangkan, menurut Kepala Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Anton Martin, keberadaan tol laut bisa untuk memperkuat konektivitas perekonomian di Jawa Tengah. 

Efek yang ia rasakan selama ini, adanya fasilitas tol laut mampu memudahkan pengiriman barang dari daerah pedalaman Kalimantan menuju Semarang dan wilayah Jawa Tengah lainnya.

"Program tol laut kan dampaknya sangat berpengaruh. Tentunya kegiatan bongkar muat ikut meningkat pesat di Tanjung Emas. Ya terutama barang-barang kiriman dari Kalimantan. Baik dari Kalimantan yang akan diekspor maupun dikirim ke wilayah domestik lain melalui Tanjung Emas, volumenya naik signifikan," imbuhnya. 

Kayu, furnitur, garmen sering dikirim lewat tol laut

Tarif Tol Laut Murah Tapi Terhambat Pendangkalan di Pelabuhan KendalIlustrasi perusahaan garmen. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Adapun, komoditas dari Jawa Tengah yang paling banyak dikirimkan lewat tol laut didominasi produk tekstil, kayu dan produk olahan perkayuan, furnitur dan garmen. Ia bilang pertumbuhan volume peti kemas cukup signifikan selama berkat fasilitas penunjang dari program tol laut.

"Kalau perdagangan domestik antar pulau, pertumbuhannya sangat signifikan karena keberadaan tol laut bisa memudahkan jalur pelayaran yang ada. Aksesnya jadi makin luas. Yang tadinya terbatas sekarang saling menyambung. Jadi merata. Kita bisa melayani sampai masuk ke wilayah yang tertinggal. Dan pastinya mendongkrak laju investasi," kata Anton. 

KSOP rutin cek armada kapal yang melayani tol laut

Tarif Tol Laut Murah Tapi Terhambat Pendangkalan di Pelabuhan KendalPlh Kepala KSOP Semarang Mahsudi Rofik saat menunjukkan data kapal yang akan beroperasi saat arus mudik di Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Bagi pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Semarang, dukungan bagi program tol laut berupa pengetatan pengawasan operasional kapal yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas. KSOP memberikan pelayanan kemudahan sandar dan memastikan aspek keselamatan laik laut sekaligus ketersediaan pelayanan kepelabuhan. 

"Untuk kapal setiap hari selalu ada random cek keselamatan. Setiap keberangkatan kapal selalu dilakukan dicek terus," kata Kasubdit Lalu Lintas KSOP Semarang, Mashudi Rofik kepada IDN Times secara terpisah. 

Sementara itu, Regional Head 3 Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki berharap, fasilitas tol laut bisa memperlancar arus logistik yang menghubungkan wilayah Jawa dengan Indonesia bagian timur. 

"Prinsipnya kita siap dengan penugasan yang diamanatkan kepada kami. Kami jelas mendukung karena apalagi Surabaya sebagai hub (pusat) tol laut menuju Indonesia timur," ujar Ardhy. 

Baca Juga: Penumpang Kapal Meningkat, KSOP Semarang Kurangi Penumpukan di Tanjung Emas

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya