Purwokerto, IDN Times - Di tengah hiruk-pikuk kota yang semakin modern, masih ada sosok sosok tangguh yang mempertahankan warisan leluhur dengan cara paling sederhana berjualan jamu keliling.
Salah satunya adalah seorang ibu paruh baya bermama Maryati yang sudah menggeluti dunia jamu sejak tahun 1975 saat usianya masih 19 tahun disekitar Purwokerto Timur tepatnya di sekitar jalan Sidanegara.
Dalam obrolan santai dengan IDN Times, Selasa (19/5/2026) yang penuh semangat, ia menceritakan perjalanan hidupnya. "Tahun 1975 sudah jualan jamu,"ujarnya mengingat masa masa awal.
Ibu dari Solo ini mengembangkan usaha yang sebenarnya sudah dirintis oleh sang ibu. “Ibu saya yang jualan jamu di Surabaya, Saya yang membeli, lalu saya yang menjualnya, itu tugas saya," tuturnya sederhana.
