Comscore Tracker

Jalur Semarang-Solo Sudah Bisa Dilewati KA Kecepatan 20 Km Per Jam

Proses normalisasi sedang dikebut

Semarang, IDN Times - Setelah semalam tendam banjir sejak semalaman, pada Senin pagi (18/1/2021), jalur perlintasan yang menghubungkan wilayah Semarang dan Solo sudah bisa dilewati kereta api. 

 

1. KA barang sudah bisa lewat di jalur perlintasan Semarang-Solo

Jalur Semarang-Solo Sudah Bisa Dilewati KA Kecepatan 20 Km Per Jamredigest.web.id

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengaku sebuah kereta barang saat ini sudah bisa melintasi jalur perlintasan di titik KM 22+700 s.d 23+100 yang menghubungkan Stasiun Brumbung dengan Tanggung.

Ia mengungkapkan aktivitas perjalanan kereta api mulai berangsur normal setelah personelnya di lapangan membenahi jalur KA yang terendam banjir.

"Perjalanan kereta api sudah tidak terganggu. (Jalur KA yang banjir) bisa dilewati dengan kecepatan 20 kilometer per jam. Pagi tadi ada kereta barang yang bisa melintas," ujar Kris kepada IDN Times.

Baca Juga: Jalur Semarang-Solo Kebanjian, 3 KA Dialihkan Lewat Stasiun Gundih

2. Jalur Semarang-Solo baru bisa dilewati dengan kecepatan 20 kilo per jam

Jalur Semarang-Solo Sudah Bisa Dilewati KA Kecepatan 20 Km Per JamIDN Times/Denisa Tristianty

Ia mengungkapkan proses nomalisasi kini masih terus dikerjakan oleh petugas KAI dari bidang perbaikan jalur rel. Jalur KA Semarang-Solo, katanya mulai bisa dilintasi kereta api pada pukul 00.15 WIB dini hari tadi dengan kecepatan maksimal 5 kilometer per jam.

Lalu pada jam 06.00, kereta yang melintas hanya boleh kecepatan 20 kilometer per jam.

3. Aktivitas perjalanan tiga KA mulai berangsur normal

Jalur Semarang-Solo Sudah Bisa Dilewati KA Kecepatan 20 Km Per Jamtiketkai.com

Pihaknya menyatakan tiga kereta yakni KA Matarmaja KA Brantas rute Blitar-Pasar Senen serta KA Joglosemarkerto yang sempat dialihkan ke arah Stasiun Gundih, untuk saat ini sudah bisa melewati titik KM 22+700 s.d 23+100 yang menghubungkan Stasiun Brumbung dengan Tanggung.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan yang lebat pada Minggu (17/1/2021) menyebabkan ruas jalur KA Brumbung-Tanggung tergenang banjir sepanjang 400 meter. Kejadian ini juga membuat batu kricak penahan bantalan rel juga terseret arus banjir.

Baca Juga: 49 Kecelakaan di Jalur KA Pantura, Enam Tewas, Delapan Luka Berat

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya