Cek Bahan Pokok Pasar Kendal, Zulhas: Harga Terjangkau, Stoknya Banyak

- Zulhas memantau harga dan stok bahan pokok di Pasar Kendal, Jawa Tengah
- Harga pangan di Kendal terjaga, berada di bawah rata-rata nasional, dan stabil
- Bulog klaim cukupi pasokan beras hingga awal 2026 dengan stok sekitar 241 ribu ton
Semarang, IDN Times - Menjelang tutup tahun 2025, Direktur Utama Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan melakukan monitoring harga pangan di Pasar Kendal dan titik strategis Jawa Tengah.
Zulhas memantau langsung harga dan stok sejumlah kebutuhan pokok. Utamanya harga beras, minyak goreng, cabai, telur, ayam, bawang, dan daging.
Ia berkata secara umum harga pangan di Kendal terjaga dan berada di bawah rata-rata nasional.
Adapun harga beras terpantau sangat stabil semuanya di bawah HET.
Untuk cabai di Pasar Kendal tercatat sekitar Rp 35.000 per kilogram. Harga telur ayam berkisar antara Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kilogram. Sementara harga ayam potong berada di kisaran Rp 37.000 hingga Rp 38.000 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, Zulhas menilai harganya relatif murah, yakni sekitar Rp 30.000 per kilogram. Sedangkan harga daging sapi berada di kisaran Rp125.000 hingga Rp 130.000 per kilogram.
"Harga pangan disini terjangkau, stoknya banyak dan lebih murah dibanding beberapa Provinsi lain yang saya datangi" kata Zulhas dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).
Bulog klaim bisa cukupi pasokan beras sampai awal 2026
Direktur Utama Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan kegiatan monitoring merupakan tindakan nyata kehadiran pemerintah untuk menjamin ketahanan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat Jawa Tengah.
“Monitoring ini kami lakukan agar masyarakat Jawa Tengah memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar, sesuai ketentuan pemerintah, terutama menjelang momentum Tahun Baru,” ujar Ahmad.
Setelah dari Pasar, Zulhas dan jajaran Bulog juga mengecek ketersediaan stok beras di gudang Bulog Tambak Aji. Stok beras pemerintah (CBP) yang dimiliki Bulog wilayah Jawa Tengah mencapai sekitar 241 ribu ton. Sehingga mampu menjamin pasokan beras sampai awal tahun 2026.
Melalui monitoring harga pangan ini, Perum Bulog bersama Kemenko Pangan menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga stabilitas pangan di daerah.
Dengan kolaborasi antar instansi, ia yakin masyarakat Jawa Tengah dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan aman, tenang, dan tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pangan pokok.


















