8,6 Juta Orang Tumplek Blek Masuk ke Jateng, Luthfi: Keadaan Kondusif

- 8,6 juta orang berkunjung ke Jawa Tengah selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
- Ada 101 tempat perayaan di Jateng dan 17 kabupaten/kota menyelenggarakan Car Free Night pada perayaan tahun baru.
- Pengamanan Nataru melibatkan sekitar 10.112 personel TNI dan Polri serta prediksi BMKG terkait curah hujan tinggi sudah diantisipasi.
Semarang, IDN Times - Sebanyak 8,6 juta berkunjung ke Jawa Tengah selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dari 20-31 Desember 2025. Bahkan menurut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pergerakan orang yang masuk wilayah Jateng diperkirakan erus bertambah hingga akhir operasi Lilin Candi pada 5 Januari 2026.
"Pada 20-31 Desember 2025 sudah 8,6 juta orang tumplek blek ke wilayah Jawa Tengah," kata Gubernur Ahmad Luthfi di Semarang
Ia mengatakan bahwa Jateng merupakan daerah yang banyak dituju oleh pemudik selama libur Nataru 2025/2026. Sementara itu terkait pantauan malam pergantian tahun, setidaknya ada 101 tempat perayaan di Jateng dan 17 kabupaten/kota menyelenggarakan Car Free Night (CFN) pada perayaan tahun baru.
Dalam pengamanan Nataru, lanjutnya, ada sekitar 10.112 personel TNI dan Polri ditambah personel dari Satpol PP dan instansi terkait lainnya yang bertugas. Mereka tersebar di pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan, serta di gereja-gereja, objek wisata, dan jalur-jalur rawan kemacetan.
"Terima kasih kepada Kapolda dan Pangdam serta seluruh stakeholder yang telah memberikan pelayanan masyarakat selama libur Nataru. Semoga Jawa Tengah tetap kondusif agar semua kegiatan berjalan lancar," kata Gubernur Ahmad Luthfi.
Mengenai prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait curah hujan tinggi pada Natal dan Tahu Baru sudah diantisipasi dengan menggerakkan 1.400 Desa Tanggap Bencana (Destana).
Selain itu masyarakat sudah diberikan pelatihan dari Forkopimda kabupaten/kota untuk membentuk klaster pengungsi, klaster infrastruktur, klaster SAR, dan klaster lain yang terkait.


















