Comscore Tracker

Dampak Banjir, Omset Pengrajin Pisau di Kudus Terjun Bebas

Ada pengrajin tidak kerja

Kudus, IDN Times - Dampak banjir dan intensitas hujan deras di sejumlah wilayah berdampak pada menurunya permintaan pisau dapur. Hal tersebut seperti yang dirasakan UMKM pengrajin pisau di Hadipolo Kecamatan Jekulo, Kudus. 

Baca Juga: Pengrajin Pisau Souvenir di Kudus Turun Omset Hingga 25 Persen

1. Karena banjir, permintaan pisau turun 50 persen

Dampak Banjir, Omset Pengrajin Pisau di Kudus Terjun BebasIDN Times/Aji

Salah satu pengrajin pisau Syahri Badlowi mengungkapkan , untuk permintaan pisau saat ini mengalami penurunan. Penurunan bahkan hingga mencapai 50 persen. "Penurunan mencapai 50 persen," kata dia, Senin (13/1).

Menurutnya, penurunan permintaan pisau ini tidak lepas karena dampak hujan deras dan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah. Bahkan tidak jarang pengrajin di Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo harus tidak bekerja. "Ya karena tidak ada permintaan," lanjut dia.

2. Harga pisau dapur di Kudus mengalami turun

Dampak Banjir, Omset Pengrajin Pisau di Kudus Terjun BebasOetoro Aji

Biasanya, lanjut dia permintaan pisau mencari puluhan ribu pisau dapur. Permintaan tidak hanya dari Kudus. Permintaan pisau datang dari, Jakarta, Surabaya, hingga Bali.

"Kalau ini dampak banjir menurun. Karena aksesnya," keluh dia.

Bukan hanya itu saja, bahkan harga pisau pun mengalami penurunan. Biasanya harga pisau dapur diharga Rp20 ribu perbiji, kini turun dibeli dengan harga Rp 18 ribu.

"Harganya penurunan. Karena jarang yang beli. Stoknya banyak," jelasnya.

3. Pengrajin berharap kondisi kembali normal

Dampak Banjir, Omset Pengrajin Pisau di Kudus Terjun BebasOetoro Aji

Dirinya berharap agar kondisi banjir kembali normal. Sehingga permintaan pisau kembali normal. Apalagi, mata oencarian mereka, adalah menjadi UMKM pisau.

"Harapannya kembali normal, sehingga permintaan pisau juga normal kembali," pungkas dia. 

Baca Juga: Iduladha, Pengrajin Pisau Potong Hewan di Kudus Panen Pesanan

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya