Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
18 Pabrik, Tekstil Hingga Rokok Siap Tampung Mantan Buruh Sritex
Patung pendiri PT Sritex, HM Lukminto. (IDN Times/Larasati Rey)
  • 18 pabrik siap terima buruh ter-PHK dari Sritex
  • Koordinasi DPMPTSP Jateng dengan Disnakertrans hasilkan komitmen pelaku usaha padat karya
  • 10 ribu buruh ter-PHK, pabrik di Sukoharjo, Wonogiri, Surakarta, Karanganyar, Boyolali siap rekrut mantan buruh Sritex
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Tak kurang 18 pabrik yang bergerak di sektor garmen, tekstil hingga ritel bersiap menampung para buruh yang ter-PHK dari pabrik Sritex.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah menyatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan Disnakertrans, para pengelola pabrik tersebut telah menyatakan kesiapannya dalam merekrut para pegawai terutama dari Sritex. 

"Dari Disnakertrans kemarin infonya ada 18 pabrik dari sektor tekstil, garmen, rokok, kemudian plastik, sepatu dan jenis usaha lainnya seperti ritel. Yang besar tekstil dan garmen," kata Sakina Roselasari, Kepala DPMPTSP Jateng saat dikonfirmasi IDN Times, Selasa (4/3/2025). 

1. Yang direkrut hanya yang usia produktif

Para karyawan PT Sritex di hari terakhir masuk kerja. (IDN Times/Larasati Rey)

Ia menjelaskan kesiapan belasan pabrik itu juga disampaikan langsung tatkala pihaknya mengadakan rapat koordinasi dengan para pelaku usaha sektor padat karya.

Para pelaku usaha padat karya sudah membuat komitmen bersama untuk menampung para buruh mantan Sritex. 

Kendati begitu, pihaknya menekankan bahwa mantan buruh Sritex yang bisa direkrut kembali ialah mereka yang masih berusia produktif. 

2. Dinas Penanaman Modal gelar rakor dengan OPD terkait

Karyawan PT Sritex mengelar perpisahan di hari terakhir bekerja. (IDN Times/Larasati Rey)

Berdasarkan catatan Disnakertrans Jateng terdapat 10 ribu buruh yang ter-PHK dari Sritex. 

"Sritex memang ada 10 ribu sekian yang ter-PHK. Harapannya adalah tenaga kerja yang usia produktif bisa disalurkan kepada perusahaan perusahaan yang membutuhkan. Nah saat ini ada rapat yang diinisiasi dinas tenaga kerja dan OPD terkait. Dan instansi kabupaten terkait yaitu dari Sukoharjo Wonogiri dan sebagainya," terangnya.

3. Berharap rekrutmen diutamakan pegawai yang ter-PHK

Industri tekstil semakin ambruk. [Foto: Dok. Setkab]

Lebih lanjut lagi, pihaknya menyampaikan pabrik-pabrik yang berkomitmen merekrut mantan buruh Sritex ada di Sukoharjo, Wonogiri, Surakarta, Karanganyar, Boyolali.

Pihaknya pun berharap ketika rekruitmen tenaga kerja dibuka oleh pabrik tersebut, lebih baik diutamakan mengakomodir orang-orang yang ter-PHK. 

"Kami berharap ketika memang ada rekrutmen loker yang diutamakan yang korban PHK, kemudian tentunya memenuhi kriteria kompetensinya. Acuannya melalui surat keterangan PHK. Dan kami sedang mendata korban PHK. Termasuk klasifikasi kompetensi. Agar kemudian 18 perusahaan itu bisa merekrut mereka," pungkasnya. 

Editorial Team

Related Article