Dua Cawali Solo Kampanye, Blusukan dan Temu Warga

Surakarta, IDN Times - Dua calon walikota (cawali) Kota Solo yakni Teguh Prakosa yang diusung oleh PDI Perjuangan, dan juga Respati Ardi yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mulai blusukan ke warga.
Di massa kampanye ini keduanya berpindah-pindah tempat menyambangi beberapa lokasi di Kota Solo.
1. Teguh sapa warga di shelter Manahan, Solo.

Cawali nomer urut 1 Teguh Prakosa, pada Selasa (1/10/2024) mengunjungi kawasan shelter Manahan, Solo. Teguh ditemani dengan tim nya menyapa para pedagang dan masyarakat yang sedang berwisata kuliner di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Teguh mewadahi aspirasi pedagang shelter yang mengeluhkan sepinya penjualan sejak revitalisasi pada saat masa kepemimpinan Gibran Rakabuming.
"Teman-teman dari pedagang shelter Manahan beberapa bulan terakhir menyampaikan keluh kesah. Akhirnya kita kesini," ujar Teguh, di sela blusukan.
Teguh mengungkapkan salah satu faktor penyebab sepinya penjualan di shelter manahan yakni karena lamanya penutupan saat revitalisasi setahun yang lalu. Diketahui, pedagang harus tutup lebih dari enam bulan selama proses revitalisasi.
Menurutnya, dibutuhkan beberapa upaya untuk menyelesaikan masalah. Diantaranya dengan variasi tenan kuliner di lokasi tersebut, dimana hal itu dapat menjadi tujuan wisata.
"Makanya ini dibutuhkan beberapa solusi. Nanti bisa kerjasama dengan CSR atau semacamnya untuk membantu modal. Pemerintah harus hadir untuk ini," jelasnya.
Teguh juga berbincang dengan Ketua Paguyuban Shelter Manahan Koko. Menurut Teguh, ia mendapatkan sejumlah keluhan darinpara pedagang.
2. Respati blusukan ke sentra UMKM di Semanggi.

Sementara itu, cawali nomer urut 02 Respati Ardi melakukan blusukan ke sejumlah tempat, diantaranya berkunjung ke sentra UMKM Kampung di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.
Respati mengunjungi produksi oven roti yang berbahan dasar dari seng dan alumunium. Respati juga melihat dengan seksama bagaimana proses pembuatan oven roti itu dan mendorong pemasarannya bisa go digital.
Di kampung tersebut, Respati juga mengunjungi tempat produksi panci dan periuk yang terbuat dari alumunium. Respati memuji kawasan sentra UMKM di Semanggi tersebut, dan berharap bisa membantu dan memberikan kontribusi kedepannya.
“Keren, ternyata di Kota Solo ini banyak sekali perdagangan atau rumah industri yang bertumpu pada sektor ekonomi kuliner. Seperti kemarin es pollar di Punggawan, ini tadi produksi oven dan panci. Jadi tidak hanya jualan UMKM-nya, tetapi Industri manufaktur kecil di sektor kampung juga bertumpu pada sektor kuliner,” ujar Respati.
Selaike Sentra UMKM Kampung di Semanggi, Respati juga blusukan di Banyuanyar, dan Kadipiro.
3. Area yang dilarang untuk kampanye

KPU Kota Solo sendiri telah menetapkan jadwal penyelenggaram kampanye mulai mulai tanggal 25 September 2024 dan berakhir pada tanggal 23 November 2024. Pelaksanaan kampanye ini berlangsung selama sekitar 2 bulan.
KPU juga menyebutkan sejumlah aturan yang menjadi larangan untuk berkampanye sesuai dengan Pasal 71. Dalam pasal tersebut disebutkan tempat umum yang dilarang ditempelkan bahan kampanye yakni, tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik dan/atau taman dan pepohonan.


















