Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2 Prodi FPIK Undip Jalani Akreditasi Internasional, Begini Prosesnya
Ilustrasi kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. (dok. Undip)
  • Dua prodi FPIK Undip, Teknologi Hasil Perikanan dan Manajemen Sumberdaya Perairan, menjalani asesmen lapangan akreditasi internasional ASIIN untuk memperkuat mutu pendidikan dan pengakuan global.
  • Langkah akreditasi ini mendukung visi Undip menuju World Class University dengan penyelarasan kurikulum berstandar global serta peningkatan reputasi dan daya saing lulusan di pasar internasional.
  • Proses evaluasi melibatkan peninjauan fasilitas, laboratorium, serta diskusi dengan sivitas akademika guna menciptakan ekosistem riset dan pembelajaran yang unggul, relevan, dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Dua program studi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip) baru saja menjalani proses Asesmen Lapangan Akreditasi Internasional (ASIIN). Upaya ini dilakukan untuk mendukung visi besar universitas menuju World Class University.

1. Perluas pengakuan di tingkat internasional

ilustrasi mahasiswa Undip (youtube.com/Undip TV Official)

Dua program studi yang mengikuti proses akreditasi internasional itu adalah Teknologi Hasil Perikanan (THP) dan Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP).

Ahli dari ASIIN yang mengawal akreditasi tersebut di antaranya Prof. Markus Frank, Prof. Mamadou Diakité, Prof. Thore Toews, Prof Gert Fullner, Dr. Rara Diantari bersama student representative Regina Claudia Setiawan dan perwakilan staf, Johann Jakob Winter, M.Sc.

Markus menegaskan, upaya program studi dalam memperluas pengakuan di tingkat internasional ini merupakan komitmen untuk menjaga mutu tata kelola pendidikan tinggi yang diselenggarakan.

Kegiatan visitasi ini menjadi momentum krusial, bagi program studi THP yang secara konsisten berfokus untuk menghasilkan tenaga ahli yang menguasai teknologi pengolahan perikanan berbasis zero waste serta inovasi produk lokal bermutu tinggi.

Melalui integrasi kemampuan manajerial, kewirausahaan, dan penjaminan mutu, proses pendidikan di dalamnya diarahkan untuk mencetak lulusan yang fleksibel dan mampu beradaptasi dalam mendukung pembangunan nasional di pasar global.

2. Sejalan dengan visi program studi

Patung Kuda Undip (ikaundip.org/IKA Undip)

Langkah ini sejalan dengan visi program studi untuk menjadi pusat unggulan yang menghasilkan sumber daya manusia kompeten di bidang penanganan, pengolahan, penjaminan mutu, keamanan pangan, hingga pemasaran hasil perikanan pada tahun 2030.

Partisipasi dalam akreditasi ASIIN ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan program studi untuk mendukung visi besar universitas menuju World Class University. Melalui sertifikasi internasional ini, institusi berkomitmen penuh untuk menyelaraskan kurikulum dengan standar global yang diakui secara internasional, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.

“Akreditasi internasional ini tidak hanya meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga membuka peluang kerja sama global serta meningkatkan daya saing lulusan di pasar internasional,” ujar Dekan FPIK Undip, Prof. Agus Trianto, Jumat (1/5/2026).

Dalam rangkaian asesmen yang dinamis tersebut, para asesor juga melakukan peninjauan langsung terhadap sarana yang menunjang kenyamanan belajar mahasiswa. Fasilitas yang ditinjau mencakup ruang kelas, perpustakaan serta ketersediaan workspace yang mendukung kolaborasi akademik.

3. Dorong terciptanya ekosistem akademik yang unggul

Perpustakaan Universitas Diponegoro (undip.ac.id)

Selain itu, perhatian khusus tertuju pada kesiapan enam laboratorium spesifik program studi, yaitu laboratorium mikrobiologi, pangan fungsional, analisa mutu, bioinformatika, pengolahan, serta pengemasan, yang seluruhnya berperan penting dalam mendorong peningkatan kapasitas riset serta inovasi aplikatif.

Proses evaluasi ini diperkaya dengan agenda diskusi mendalam yang melibatkan jajaran birokrasi fakultas, dosen pengajar, mahasiswa, serta para mitra strategis program studi.

Melalui seluruh rangkaian proses ini, THP dan MSP Undip terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang unggul, relevan, dan berkelanjutan.

‘’Dampak dari penguatan mutu berskala internasional ini diharapkan tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa melalui peningkatan kualitas pengalaman belajar yang inklusif, tetapi juga oleh para lulusan yang akan memiliki langkah lebih mantap dalam meraih peluang karier cemerlang, baik di kancah nasional maupun global,’’ tandas Agus.

Editorial Team