4 Dukungan Lenovo di Piala Dunia 2026, Semua Pakai Kecerdasan Buatan
- Lenovo menjadi Mitra Teknologi Resmi FIFA dengan menghadirkan infrastruktur AI near real-time untuk mendukung siaran, analitik, dan operasional Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
- Teknologi Lenovo memungkinkan siaran hampir tanpa delay, pemantauan stadion secara real-time dari pusat kendali FIFA, serta pengalaman menonton interaktif seperti avatar 3D dan fitur Referee View.
- Seluruh 48 tim peserta akan mendapat akses ke platform asisten AI Pro untuk analisis taktis, didukung lebih dari 17 ribu perangkat dan 200 engineer demi kelancaran turnamen.
Semarang, IDN Times - Ajang Piala Dunia 2026 dipastikan bukan sekadar turnamen sepak bola terbesar dalam sejarah, tetapi juga bakal menjadi panggung revolusi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan edge computing. Pada ajang ini, Lenovo akan memainkan peran penting sebagai tulang punggung infrastruktur teknologi turnamen yang ditonton miliaran penggemar sepak bola di dunia.
Sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, Lenovo mengumumkan implementasi platform infrastruktur AI near real-time yang akan mendukung operasional penyiaran, distribusi IPTV, analitik pertandingan, hingga pengambilan keputusan selama FIFA World Cup 2026™ berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen ini sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah, dengan 48 negara peserta dan potensi jangkauan hingga enam miliar penonton global.
1. Siaran Piala Dunia 2026 diklaim nyaris tanpa delay

Salah satu sorotan utama dari dukungan Lenovo adalah kemampuan memangkas latensi IPTV hingga di bawah lima detik. Teknologi ini memungkinkan tayangan pertandingan bisa diakses hampir secara real-time di berbagai area penyelenggaraan.
Lenovo akan menempatkan server ThinkSystem SR635 V3 di International Broadcast Center di Dallas, Texas untuk mengelola distribusi siaran pertandingan dari stadion-stadion di seluruh Amerika Utara.
Infrastruktur tersebut akan memproses dan mendistribusikan konten pertandingan melalui 10 kanal IPTV ke lebih dari 1.000 layar yang tersebar di venue FIFA, area media, fan zone, hingga ruang VIP.
Artinya, pengalaman menonton pertandingan di lokasi turnamen bakal jauh lebih cepat, stabil, dan sinkron dibanding sistem penyiaran konvensional.
“Lenovo mentransformasi pengalaman FIFA World Cup dengan menghadirkan highlight pertandingan secara near real-time, tayangan multi-angle camera, dan insight mendalam bagi penggemar di seluruh dunia,” kata President of Infrastructure Solutions at Lenovo, Ashley Gorakhpurwalla dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2026).
2. AI Lenovo jadi pusat kendali turnamen

Teknologi Lenovo juga akan digunakan di FIFA Technology Command Center di Miami dan Tournament Operation Center yang menjadi pusat pengawasan seluruh operasional teknologi Piala Dunia 2026.
Dari pusat kendali tersebut, engineer FIFA dan Lenovo dapat memantau seluruh sistem stadion secara near real-time, mendeteksi gangguan lebih cepat, hingga meminimalkan downtime selama pertandingan berlangsung.
Menurut Director of Technology at FIFA, Nacho Fresco, kompleksitas Piala Dunia 2026 membuat kebutuhan terhadap teknologi berlatensi rendah menjadi sangat krusial.
“Lenovo membantu FIFA memenuhi standar latensi rendah yang sangat ketat, yang menjadi kebutuhan utama dalam lingkungan produksi siaran langsung,” ujarnya.
3. Ini Teknologi AI Lenovo yang akan mengubah pengalaman nonton bola

Tak hanya di balik layar, teknologi AI Lenovo juga bakal langsung dirasakan penonton dan penggemar sepak bola.
Berikut sejumlah inovasi yang akan digunakan di FIFA World Cup 2026:
1. Avatar pemain 3D untuk jelaskan offside
Lenovo menghadirkan avatar pemain berbasis AI dan GenAI yang mampu memvisualisasikan situasi pertandingan secara real-time, termasuk menjelaskan keputusan offside dengan lebih mudah dipahami penonton.
Teknologi ini juga disebut dapat membantu FIFA Match Officials dalam proses pengambilan keputusan.
2. “Referee View” ala perspektif wasit
Penggemar nantinya bisa melihat pertandingan dari sudut pandang wasit melalui fitur “Referee View”.
Menariknya, AI Lenovo mampu menstabilkan gambar dengan distorsi gerakan hingga 50 persen lebih rendah sehingga tayangan tetap nyaman ditonton.
3. Navigasi stadion berbasis AI
Untuk mengantisipasi lonjakan jutaan penonton di tiga negara tuan rumah, Lenovo juga menyiapkan sistem navigasi AI guna membantu mengurangi kepadatan penonton dan memperlancar arus pengunjung.
4. Pengalaman holografik dan digital imersif
Penggemar juga bakal disuguhi pengalaman digital interaktif dan holografik untuk menikmati pertandingan dengan cara yang lebih futuristik.
3. Semua tim peserta akan dapat “Asisten AI”

Lenovo juga memperkenalkan FIFA AI Pro, platform asisten berbasis AI yang akan memberikan insight taktis kepada pelatih, pemain, dan analis pertandingan.
Menariknya, platform ini akan tersedia untuk seluruh 48 tim peserta Piala Dunia 2026, sehingga akses terhadap analitik elite tidak hanya dimiliki negara-negara besar.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari visi “Smarter AI for All” yang diusung Lenovo.
4. Lebih dari 17 ribu perangkat dan 200 engineer diterjunkan

Untuk memastikan seluruh operasional berjalan lancar, Lenovo dan Motorola akan mengerahkan lebih dari 17.000 perangkat serta lebih dari 200 engineer di stadion dan Team Base Camp selama turnamen berlangsung.
Skala implementasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana ajang olahraga modern kini semakin bergantung pada AI, edge computing, dan sistem operasional real-time.
Dengan kata lain, di Piala Dunia 2026 nanti, pertandingan bukan hanya soal siapa yang paling hebat di lapangan, tetapi juga siapa yang memiliki teknologi paling canggih di balik layar.


















