Semarang, IDN Times - Pemerintah menerapkan kebijakan Work from Home (WFH) atau kerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat. Namun, bagi sebagian orang, tantangan WFH bukan hanya ketersediaan ruang, tetapi ritme rumah yang hidup seperti anak yang butuh ditemani, lalu-lalang anggota keluarga, aktivitas domestik, hingga kebisingan sehari-hari.
Interior Design Manager IKEA Indonesia, Melina Ardianti Hadiatmodjo mengatakan, kebiasaan bekerja dari rumah saat ini berbeda jauh dari masa pandemik COVID-19.
“Dulu WFH muncul karena keharusan, jadi apa pun bisa dijadikan ruang kerja dadakan. Sekarang WFH lebih seperti bonus yang datang sekali-sekali, sehingga perlu menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Minggu (5/4/2026).
Maka itu, ada hal-hal dasar yang penting untuk diingat, salah satunya kenyamanan jangka panjang. Seperti menghindari bekerja di tempat tidur karena tubuh akan mudah merasa mengantuk, pastikan posisi duduk ditopang dengan baik, dan tambahkan penopang sederhana seperti cushion atau meja lipat bila diperlukan.
“Para Ibu khususnya cenderung lebih cepat beradaptasi. Mereka bisa membedakan kapan ruang dipakai bekerja dan kapan dipakai untuk kegiatan lain. Yang dibutuhkan hanya pengingat kecil, yaitu cek dulu apakah kursi dan meja di rumah cukup mendukung aktivitas kerja,” tambah Melina.
Dengan pola kerja yang semakin fleksibel, menata ruang agar mendukung fokus dan kenyamanan menjadi semakin penting. Berikut tujuh tips cara sederhana dari IKEA yang dapat membantu membuat kegiatan WFH terasa lebih tenang, nyaman, dan tetap produktif.
