Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AHY Akui Data ATR/BPN Rawan Dibobol Hacker: Saya Lakukan Langkah Taktis

AHY Akui Data ATR/BPN Rawan Dibobol Hacker: Saya Lakukan Langkah Taktis
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY bersalaman dengan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Share Article

Semarang, IDN Times - Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan tidak boleh lengah menghadapi potensi serangan hacker. Selama ini, AHY, sapaannya mengaku daya pertanahan dan agraria tidak pernah terhubung dengan PDN. 

Walau data-data digital pertanahan dan agraria tidak terkoneksi dengan Pusat Data Nasional (PDN), akan tetapi menurutnya hal tersebut tetap memiliki kerawanan tersendiri. 

"Data kami belum terintegrasi PDN semua, masih terkelola mandiri. Terjaga dengan baik [data ATR/BPN], tetapi tetap harus lalukan evaluasi, tentunya tak boleh lengah. Kami jadi kan pelajaran berharga, semua sistem yang digital, memiliki kerentanan ancaman dari serangan siber," katanya usai acara peluncuran implementasi sertifikat tanah elektronik di Gubernuran, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (12/7/2024). 

1. AHY perkuat keamanan digital

Menteri ATR/BPN AHY akui data kementeriannya belum terintegrasi dengan PDN. (IDN Times/Amir Faisol)
Menteri ATR/BPN AHY akui data kementeriannya belum terintegrasi dengan PDN. (IDN Times/Amir Faisol)

Menurutnya serangan siber dari tahun ke tahun akan semakin berkembang. Hal itu, katanya perlu diwaspadai. Ia janji akan memperkuat sistem digital pada data ATR BPN seluruh Indonesia. 

Penguatan sistem keamanan dilakukan AHY dengan memerintahkan penyiapan data cadangan atau melakukan backup scara berkala.

"Apalagi sistem kejahatan dunia maya ini semakin berkembang. Maka kami harus tingkatkan sistem keamanan digital ini," jelasnya. 

2. AHY: Saya lakukan langkah taktis, langsung terkontrol semua

ilustrasi hacker (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi hacker (IDN Times/Aditya Pratama)

Secara garis kepemimpinan, AHY juga berkata sudah bergerak taktis. Semua database digital ATR BPN kini sudah terkontrol. Penguatan sistem keamanan nantinya akan menjangkau seluruh kantor ATR/BPN kabupaten/kota.

"Saya telah lakukan langkah taktis, langsung kontrol semuanya, karena ATR/BPN ini tak hanya tingkat pusat tapi wilayah kabupaten/kota juga. Kami berharap sistem tetap terjaga terlindungi," tambahnya. 

3. Nana Sudjana dukung layanan pertanahan digital

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat acara peluncuran implementasi sertifikat tanah elektronik di Gubernuran, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (12/7/2024). (IDN Times/Fariz Fardianto)
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat acara peluncuran implementasi sertifikat tanah elektronik di Gubernuran, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (12/7/2024). (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sedangkan dalam peluncuran sertifikat tanah elektronik di Gubernuran Semarang, setidaknya ada 35 kantor ATR BPN di Jawa Tengah menerapkan layanan pertanahan berbasis digital. 

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana mengungkapkan dengan pengurusan mudah dan cepat, mampu meminimalisir risiko penyimpangan dan pungli. 

Sertifikat elektronik itu juga menghindari risiko kehilangan, pemalsuan, dan bencana. "Yang jelas ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ini akan mempermudah masyarakat untuk pengurusan sertifikasi tanah,” katanya. 

Di era saat ini, lanjutnya, sudah saatnya Kementerian ATR/ BPN menerapkan layanan pertanahan digital. Dengan begitu, kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan diharapkan semakin baik, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Untuk realisasi Sertifikat Hak Atas Tanah Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (SHAT PTSL) di Jawa Tengah pada tahun 2023 mencapai  775.648 bidang tanah. Di 2024 ini, sudah 91.023 bidang tanah.

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews