Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aksara Research: Mayoritas Suporter PSIS Diprediksi Nyoblos Agustin-Iswar
Kader dan pengurus PDIP berkumpul untuk memenangkan Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin di Pilwakot Semarang 2024. (Dok. PDIP)

Semarang, IDN Times - Memasuki hari tenang kampanye Pilwakot Semarang, Aksara Research kembali memaparkan hasil sejumlah survei di 16 kecamatan. Dalam survei terbaru disebutkan bahwa hampir 55 persen warga Semarang akan mencoblos kertas suara bergambar paslon nomor urut 1, Agustin-Iswar di bilik TPS. 


Separuh lebih warga yang akan nyoblos Agustin-Iswar itu merupakan para penggandrung bola sekaligus suporter PSIS. Baik itu Panser Biru maupun Snex. 


"Mayoritas suporter PSIS menjatuhkan pilihannya pada pasangan calon Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin," ungkap Reyhan Maulana, Supervisor Riset Aksara Research and Consulting, Sabtu (23/11/2024). 

 

 

1. Warga tidak persoalkan masalah putra daerah

Paparan survei terbaru Aksara Research. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Namun masih ada 29,8 persen warga yang memutuskan tidak nyoblos Agustin-Iswar. Dan ada juga yang tidak menjawab pilihannya yaitu sekitar 15,2 persen. 


Temuan lain, ia berkata sikap pemilih tidak mempermasalahkan status putra daerah atau bukan putra daerah. Sebanyak 57,75 persen masyarakat Kota Semarang menyatakan tidak masalah apabila ada calon asli atau bukan asli putra daerah.

2. Aksara Research: Warga Semarang hargai perbedaan

Ilustrasi wartawan liputan (IDN Times/Fariz Fardianto)

Muncul pula fakta bahwa 75,25 persen pemilih tidak masalah jika sukunya berbeda dan hanya 19,5 persen pemilih yang memilih calon yang sama sukunya, dan hanya 5,25 persen tidak menjawab.


Kemudian terkait keterpilihan berdasarkan ikatan agama, ditemukan fakta bahwa 66,75 persen pemilih tidak masalah jika agamanya berbeda. Lalu 23,5 persen milih agama yang sama. Dan hanya 9,75 persen yang tidak menjawab.


Dan terakhir, keterpilihan berdasarkan gender ditemukan 62,2 persen pemilih menyatakan tidak masalah jika walikotanya laki-laki atau perempuan.


"Dari data diatas, menggambarkan bahwa masyarakat Kota Semarang tidak terlalu mempersoalkan masalah putra daerah atau bukan putra daerah, masalah etnis, masalah agama, maupun sentimen gender. Ini menandakan karakter masyarakat Semarang yang heterogen, sangat menghargai perbedaan dalam kontestasi politik elektoral," papar Reyhan.

3. Sebagian besar responden anggap politik uang sudah lumrah

Rapat Tim Pemenangan Agustin-Iswar di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah (Panti Marhen), Kamis (26/9/2024). (IDN Times/bt)

Survei Aksara juga menemukan fakta sebanyak 51,5 persen pemilih menyatakan bahwa politik uang adalah hal yang bisa diterima. Namun, sebanyak 45,25 persen menyatakan untuk pilihan politik tergantung pada pilihannya masing-masing serta 40,25 persen menyatakan tidak akan menerima politik uang.


"Secara umum selisih elektabilitas antar paslon diatas margin of error, dapat disimpulkan Pilwakot Kota Semarang 2024 akan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 1 Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin," katanya. 

4. Agustina Wilujeng paling banyak disebut di survei Aksara

Bakal calon Wali Kota Semarang dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin diarak menuju KPU Kota Semarang, Kamis (29/8/2024)

Pada simulasi Top of Mind, Agustina Wilujeng Pramestuti paling banyak disebut sebesar 27,5 persen, disusul Yoyok Sukawi 24,7 persen, Iswar Aminuddin 3,8 persen dan sisanya belum menentukan pilihan 42,5 persen. 


Tren positif elektabilitas Agustin-Iswar sebenarnya sudah terlihat sejak awal massa kampanye. Awalnya, sesuai hasil survei Indoriset 24-28 September 2024, Agustin - Iswar kalah dengan Yoyok – Joss. Namun tren elektabilitas mulai merangkak naik ketika memasuki masa kampanye.


Temuan Aksara pada survei pertama hingga ketiga mengungkap tren positif kenaikan elektabilitas Paslon Jaguar. Begitu juga dengan temuan Litbang Kompas pada survei 2-5 November 2024 yang lalu menyatakan Pasangan Agustin – Iswar unggul dari pasangan Yoyok – Joss dengan elektabilitas 38,1 persen berbanding 35,9 persen. 


Untuk diketahui, survei ketiga Aksara dilaksanakan pada tanggal 17 – 21 November 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga yang berada di Kota Semarang yang sudah punya hak pilih, yakni yang berusia 17 tahun atau sudah pernah menikah. Total sample sebanyak 400 responden, yang terdistribusi secara proporsional di 16 kecamatan dengan toleransi kesalahan (margin of error) kurang lebih 4,78 persen.

Editorial Team

Related Article