Semarang, IDN Times - Momentum Hari Idul Adha 1447 Hijriyah dimaknai oleh para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang untuk gotong royong berkurban. Tahun ini abdi negara itu menyembelih 14 ekor sapi dan 50 kambing.
ASN Pemkot Semarang Patungan Kurban, Sembelih 14 Sapi dan 50 Kambing

1. Optimalkan untuk berbagi
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, pada perayaan Hari Idul Adha tahun ini pihaknya mengoptimalkan untuk berbagi dengan sesama melalui penghimpunan hewan kurban dari para pegawai.
"Alhamdulillah terkumpul 14 sapi dan 50 kambing. Hari ini kita adakan pemotongan, akan kita bagikan kepada warga masyarakat, itu tersebar di beberapa (lokasi)," ungkapnya usai menghadiri ibadah Salat Idul Adha 1447 H bersama jajaran ASN di Halaman Balaikota Semarang, Rabu (27/5/2026).
2. Fokus pada nilai keikhlasan
Iswar menekankan pentingnya esensi khotbah Idul Adha yang berfokus pada nilai keikhlasan. Ia mengajak seluruh warga kota Semarang untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Tadi momentum yang disampaikan oleh Pak Kiai sangat tepat. Bagaimana kemudian semangat pengorbanan Nabi Ibrahim ini dapat kita implementasikan di dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai warga Kota Semarang, sebagai anak bangsa," tuturnya.
3. Semangat Idul Adha perkokoh persatuan
Ia berharap semangat Idul Adha ini mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan antar warga. Sikap gotong royong dan kerelaan berkurban dinilai menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan harmonis.
"Momentum itu ada pengorbanan, keikhlasan kita untuk memberikan segala daya upaya yang kita miliki. Baik itu berupa doa misalkan, pikiran kita, bahkan tenaga maupun materi kita untuk bersama-sama kita membangun sebuah persatuan untuk membawa khususnya Semarang semakin lebih baik," pungkas Iswar.