potret panjat pinang (commons.m.wikimedia.org/Pandi Ahmad Gunawan)
Batang pinang yang dilumuri pelumas sering kali membuat kulit dada dan paha bagian dalam peserta terkelupas atau kemerahan. Jika ada yang terluka, segera bersihkan sisa pelumas dan kotoran pada luka menggunakan air sabun mengalir yang lembut, lalu keringkan dengan cara ditepuk perlahan.
Oleskan cairan antiseptik tipis-tipis untuk mencegah infeksi. Demi keamanan, panitia disarankan menggunakan pelumas berbahan dasar air atau mentega putih murni, serta menghindari oli bekas yang beracun bagi kulit. Peserta juga wajib memakai baju kaus tebal dan celana panjang olahraga sebagai pelindung ekstra.
Potret Panjat Pinang di Acara 17 Agustusan (Aris Riyanto/Wikimedia)
Kombinasi cuaca panas dan kelelahan fisik ekstrem saat memanjat bisa memicu otot betis mengeras, pusing, hingga heat stroke. Segera gotong korban ke tempat yang teduh, longgarkan pakaiannya, dan basuh wajahnya dengan kain basah bersuhu dingin.
Jika korban dalam kondisi sadar penuh, berikan minum air putih hangat bergaram atau minuman isotonik secara perlahan. Namun ingat, jangan pernah memberi minum pada korban pingsan karena berisiko tersedak. Sebaiknya, gelar lomba panjat pinang pada sore hari di atas jam 15.00 WIB untuk menghindari sengatan terik matahari langsung.