Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Pegadaian Tawarkan Nyicil Emas Ceban Buat Gaet Nasabah Gen Z
ilustrasi Cicil Emas Pegadaian (pexels.com/Michael Steinberg)
  • Pegadaian fokus menarik Gen Z lewat aplikasi Tring! yang memungkinkan investasi emas mulai Rp10 ribu, membuka akses investasi lebih inklusif bagi generasi muda.
  • Program Ramadan Bareng Tring digelar di berbagai kota dengan bazar UMKM, lomba, dan hiburan untuk memperkuat brand awareness serta edukasi finansial masyarakat.
  • Tren cicil dan tabungan emas meningkat signifikan di Jateng-DIY selama awal Maret 2026, menandakan minat tinggi terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai stabil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Jumlah anak-anak Gen Z yang bertambah banyak dari tahun ke tahun rupanya menjadi ceruk segmen pasar yang sedang dibidik Pegadaian. Bahkan, melalui aplikasi Tring!, Pegadaian optimistis mampu menjaring banyak nasabah dari Gen Z.

Deputy Operasional Pegadaian Kanwil XI Semarang, Ali Mustaat menuturkan pihaknya mulai mengarahkan strategi pengembangan nasabah dari kelompok Gen Z lantaran memiliki potensi besar sebagai investor masa depan.

Melalui aplikasi Tring, masyarakat kini dapat memulai investasi emas dengan nominal yang relatif terjangkau.

“Melalui platform digital kami, masyarakat bisa menabung emas mulai dari Rp10 ribu. Ini tentunya membuka akses investasi yang lebih inklusif, terutama bagi generasi muda,” tutur Ali dalam keterangan yang diterima IDN Times, Senin (9/3/2026).

1. Pegadaian perluas investasi emas lewat bazzar UMKM dan games

Pegadaian Kanwil XI Jateng-DIY mengadakan kegiatan aktivasi bertajuk Ramadan Bareng Tring di Pakuwon Mall Yogyakarta guna memperkuat brand awareness. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Ali bilang Pegadaian Kanwil XI Jateng-DIY mengadakan kegiatan aktivasi bertajuk Ramadan Bareng Tring di Pakuwon Mall Yogyakarta guna memperkuat brand awareness, memperluas pemasaran produk investasi emas, sekaligus mempercepat adopsi layanan digital melalui aplikasi Tring.

Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian mengkombinasikan program edukasi investasi dengan berbagai aktivitas publik seperti bazar UMKM, lomba busana muslim, lelang emas dengan harga khusus, games.

2. Pegadaian geber acara Ramadan Tring di banyak kota

Icha, seorang tenaga Magenta Pegadaian Poncol Semarang menyosialisasikan keuntungan menggunakan aplikasi digital tabungan emas kepada seorang nasabah dari kalangan emak-emak. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sebagai kepedulian sosial, Pegadaian memberikan santunan kepada panti asuhan bumi damai Yogyakarta dan untuk menutup kegiatan tersebut ada hiburan musik.

Pendekatan ini sekaligus menjadi strategi experiential marketing perusahaan untuk memperkuat engagement dengan masyarakat serta meningkatkan awareness terhadap produk investasi emas Pegadaian.

Selain Yogyakarta, kegiatan Ramadan Bareng Tring juga diadakan di berbagai kota di Indonesia. Untuk periode 28 Februari sampai 1 Maret 2026, acara berlangsung di Sun Plaza Medan, Mall SKA, Mall Panakkukang, Tunjungan Plaza 3, serta Mega Mall Manado.

Sementara pada periode 7-8 Maret 2026, kegiatan juga digelar di PSCC Icon Mall, Living World Denpasar, Trans Studio Mall Bandung. Lalu penutupan kegiatan akan berlangsung pada 14-15 Maret 2026 di Gaia Mall Pontianak.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut tergolong tinggi karena sejumlah pengunjung datang berkonsultasi manfaat investasi emas maupun mengikuti berbagai rangkaian acara.

3. Emas jadi instrumen lindung yang stabil

Pramuniaga menunjukkan emas di Galeri 24 Pegadaian (ANTARA FOTO/Khalis Surry)

Ali mengatakan bahwa, kegiatan selama Ramadan dirancang sebagai platform edukasi finansial yang dikemas format hiburan untuk menjangkau segmen Gen Z.

Menurutnya, Pegadaian melihat potensi pertumbuhan investor emas ritel yang masih sangat besar, terutama di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melindungi nilai aset dari inflasi.

"Emas merupakan instrumen lindung nilai yang relatif stabil. Walaupun bukan investasi yang memberikan keuntungan instan, emas mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang,” ujarnya.

4. Tren nyicil emas tumbuh signifikan

Pegawai menata kepingan emas yang dijual di Kantor Pegadaian Cabang di Kota Bengkulu, Bengkulu, Rabu (9/4/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi)

Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil XI Semarang, Tyas Ari Hidayat, menyampaikan tren investasi emas di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Ia mencatat bahwa selama tanggal 1–6 Maret 2026, volume transaksi cicil emas dan tabungan emas mengalami peningkatan signifikan.

“Dalam enam hari pertama bulan Maret, tercatat penambahan volume investasi emas sekitar 5,7 kilogram di wilayah Jateng dan DIY. Ini menjadi indikator kuat bahwa minat masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat,” ujarnya.

Ia yakin momentum Ramadan dan menjelang Lebaran dapat mendorong peningkatan transaksi investasi emas sekaligus memperluas basis pengguna layanan digital.

Editorial Team