Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Debat Perdana Pilkada Solo, Visi-Misi Teguh-Gage dan Respati-Astrid
Debat publik Pilkada Surakarta 2024 yang dilangsungkan di The Sunan Hotel, Solo, Kamis (31/10/2024). (IDN Times/Larasati Rey)

Surakarta, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta menggelar debat pertama untuk calon wali kota dan wakil wali kota solo dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Acara itu berlangsung di The Sunan Hotel, Kamis (31/10/2024) malam.

Pasangan calon nomor urut 1 Teguh Prakosa-Bambang Nugroho dan paslon nomor urut 2 Respati Ardi-Astrid Widayani memaparkan program-program mereka.

1. Pelaksanaan Debat, Akademisi hingga Tokoh Masyarakat jadi Panelis

Debat publik Pilkada Surakarta 2024 yang dilangsungkan di The Sunan Hotel, Solo, Kamis (31/10/2024). (IDN Times/Larasati Rey)

Debat perdana Pilkada Solo 2024 mengambil tema "Surakarta Sejahtera melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Pelayanan Publik yang Inklusif dan Berwawasan Lingkungan".

Dalam debat kali ini tujuh panelis yang bertugas merumuskan pertanyaan-pertanyaan debat. Mereka antara latin akaemisi Dr Rutiana Dwi Wahyunengseh, SSos MSi, Prof Dr Dra Winarti MSi, dan Dr Purbayakti Kusumawijayanto SSos MSi.

Panelis lainnya berasal dari profesional adalah Anas Syahirul Alim SSos MIkom dan RAy Febri Hapsari Dipokusumo SSos. Serta tokoh masyarakat E Didik Kartika Putra SSos dan Liliek Setiawan SE MBA.

Pelaksanaan debat dibagi dalam enam segmen. Segmen pertama yakni pembukaan, pembacaan tata tertib, profil singkat pasangan calon, penyampaian visi, misi dan program kerja pasangan calon.

Segmen kedua hingga keempat yakni tanya jawab dan sanggahan sesuai tema yang dipilih. Selanjutnya di segmen terakhir adalah Penutup yang disampaikan masing-masing pasangan calon.

2. Teguh-Gage Usung Visi-Misi Surakarta Berbudaya dan Sejahtera

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Teguh-Gage di debat publik Pilkada Surakarta 2024 yang dilangsungkan di The Sunan Hotel, Solo, Kamis (31/10/2024). (IDN Times/Larasati Rey)

Debat diawali dengan penyampaia visi dan misi masing-masing paslon. Pasangan calon Nomor urut 1 Teguh Prakosa dan Bambang Gage menjadi yang pertama menyampaikan visi misi.

Paslon yang diusung PDIP bersama PBB, PKN, Partai Buruh dan Garuda ini menyampaikan visi misi mewujudkan masyarakat kota Surakarta yang berbudaya maju, sejahtera, nyaman dan berkelanjutan.

Teguh memaparkan Pemerintah Kota Solo mesti memelihara dua aset budayanya yakni Keraton Kasunanan Surakarta dan Pura Mangkunegara. Pemeliharaan cagar budaya dapat berdampak bagi peningkatan kunjungan wisata ke Kota Solo.

"Berbudaya ini bagian yang paling utama untuk membangun Surakarta menuju kemajuan, budaya menjadi ciri khas tidak hanya fisik dan digambarkan dengan bangunan cagar budaya. Kemudian seni-seni yang ada di Kota Surakarta termasuk Keraton Kasunanan dan Mangkunegara," ungkap Teguh.

Selanjutnya, dalam bidang pendidikan Teguh menawarkan pendidikan wajib selama 12 tahun. Serta keluarga miskin mendapatkan satu sarjana untuk kesejahteraan masyarakat.

Teguh juga memaparkan visinya untuk memelihara lingkungan yang tidk kumuh, rumah yang layak, dan tak ada warga yang melahirkan anak stunting.

Dirinya menyampaikan akan membangun Kota Solo dan menciptakan lingkungan yang bebas dari emisi, membangun transportasi yang terkoneksi dengan wilayah Soloraya.

Terakhir, Paslon Teguh-Gage juga mengatakan akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam program makan bergizi gratis.

"Kami akan tetap berkolaborasi dengan pemerintah pusat atas program makan bergizi gratis. Akan melakukan pengawasan dan sekaligus akan merespon dengan baik sekaligus akan memberikan dukungan yang kuat agar generasi berikutnya tumbuh kembang tanpa ada stunting di kota Surakarta," tukasnya.

 

3. Respati-Astrid Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Respati-Astrid di debat publik Pilkada Surakarta 2024 yang dilangsungkan di The Sunan Hotel, Solo, Kamis (31/10/2024). (IDN Times/Larasati Rey)

Penyampaian visi dan misi selanjutnya disampaikan oleh Paslon Nomor Urut 2 Respati Ardi dan Astrid Widayani. Paslon yang diusung oleh KIM Plus ini memiliki visi misi yakni gotong royong mewujudkan Surakarta berbudaya, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Respati-Astrid menekankan pentingnya program pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat. Mereka berencana melaksanakan program posyandu plus, memberikan insentif bagi kader PKK dan Posyandu, serta menuntaskan kawasan kumuh. Optimasi

layanan Puskesmas plus juga menjadi prioritas, dengan tujuan menjadikan 17 puskesmas di Surakarta setara dengan rumah sakit.

"Yang kita telah tampilkan pasti sehat Posyandu plus. Bagaimana kita hadirkan psikolog untuk melindungi warga kita dari mental health, bullying, seksual harasman dan eksploitasi anak. Puskesmas plus, kita fungsikan 17 puskesmas di Kota Surakarta akan kita optimalkan untuk setara rumah sakit dan tersedianya fasilitas rawat inap," kata calon wali kota nomor urut 2 Respati.

Selain itu, Respati-Astrid berkomitmen meningkatkan daya saing ekonomi melalui pengembangan UMKM center, insentif untuk RT/RW, serta inovasi birokrasi dan digitalisasi untuk pelayanan yang lebih baik.

Editorial Team

Related Article