Semarang, IDN Times - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang segera melakukan pembetonan pada jalur bus di halte Trans Semarang Jalan Pemuda yang bergelombang. Upaya ini untuk merespons keluhan masyarakat yang tidak nyaman dengan kondisi sarana prasarana transportasi tersebut.
Dikeluhkan Warga Bergelombang, Jalur BRT Halte Pemuda Akan Dibeton

1. Pembetonan dilakukan di beberapa halte
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto mengatakan, segera menyiapkan solusi permanen berupa pembetonan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketahanan jalur dan kenyamanan pengguna transportasi umum.
“Pembetonan ini merupakan langkah permanen setelah sebelumnya dilakukan penambalan dengan aspal,” ujarnya, Kamis (6/3/2024).
Proses pembetonan akan dimulai pada hari ini dan dikerjakan secara bertahap di beberapa halte yang mengalami kerusakan.
“Nanti (oleh Dishub) untuk sementara akan diarahkan ke mana pemberhentian halte-nya. Kan selama proses pembetonan sampai menunggu (kering) tidak bisa dilalui,” jelasnya.
2. Metode pembetonan terbukti efektif
Pembetonan dipilih sebagai solusi karena lebih tahan terhadap beban berat bus Trans Semarang yang sering berhenti dan berangkat dari halte.
“Kalau di halte itu kan tempat mengerem sama tempat mulai berangkatnya bus, kan mesti ada penekanan. Mengerem menekan, nanti berangkat juga menekan,” jelas Suwarto.
Dia menuturkan, bahwa metode pembetonan ini sebelumnya telah diterapkan di Halte Trans Semarang Jalan Imam Bonjol dan terbukti efektif.
“Seperti dulu kan di (halte) Jalan Imam Bonjol Poncol, tapi sudah dibeton. Sekarang sudah enggak ada masalah. Mudah-mudahan hari ini bisa kami mulai di Jalan Pemuda,” katanya.
Selain di Halte Pemuda, pembetonan juga akan dilakukan di dua titik lainnya, termasuk kawasan Simpang Lima.
3. Pelayanan BRT berjalan normal selama perbaikan
“Ada tiga titik halte ya (yang dibeton-red). Kayak nanti di Simpang Lima, ini yang prioritas di Jalan Pemuda. Satunya nanti masih kami sisir lokasinya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Layanan Usaha (BLU) BRT Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto memastikan, bahwa pelayanan BRT tetap berjalan selama proses perbaikan berlangsung.
“Dari BRT Trans Semarang nanti kita menyiapkan halte sementara. Kita join dengan halte Trans Jateng. Jadi haltenya tetap pakai halte Trans Jateng, tapi nanti di belakangnya kita siapkan tenda. Letak halte Trans Jateng sendiri tak berada jauh dari lokasi Halte Trans Semarang tersebut,” jelasnya.
Haris juga menegaskan, bahwa rute bus tidak mengalami perubahan. Jadi, titik pemberhentian di halte Trans Jateng. Namun, untuk transit bus nanti digeser di halte Udinus Imam Bonjol dan halte Simpang Lima.