Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DJP Berdayakan UMKM Difabel Semarang soal Keuangan dan Perpajakan
Kegiatan Business Development Services (BDS) yang memberikan pelatihan keuangan dan perpajakan bagi pengusaha penyandang difabel di Semarang. (Dok. DJP)

Semarang, IDN Times - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I dan Kanwil DJP Jawa Tengah II menggelar kegiatan Business Development Services (BDS) berupa pelatihan keuangan dan perpajakan bagi pengusaha penyandang difabel.

Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilakukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) UMKM Kementerian Keuangan di Jawa Tengah.

"BDS ini rutin kami laksanakan sebagai sarana peningkatan perekonomian masyarakat, dan pada tahun ini kami laksanakan bersama para pengusaha di bawah naungan Himpunan Masyarakat Inklusi Kota Semarang (HIMIKS)," ujar Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Max Darmawan.

Sebanyak 60 peserta UMKM anggota HIMIKS mengikuti kegiatan tersebut. Selain penyampaian materi, acara juga diisi dengan sesi pembinaan dan konsultasi terkait branding produk, pembayaran digital, serta strategi pemasaran dan permodalan.

"Karena di sini juga ada edukasinya, tentunya kami berharap dapat menambah wawasan keuangan dan perpajakan bagi para UMKM," tambah Max.

Kegiatan BDS diharapkan dapat meningkatkan omzet usaha para UMKM difabel serta kepatuhan pajak mereka. Selain itu, acara tersebut juga menjadi sarana bagi para pengusaha untuk memamerkan dan menjual produk-produk mereka.

Editorial Team

Related Article