Keandalan Listrik di Jalur Transmisi Utama Jateng Aman Saat Lebaran

- PLN UIT JBT sukses menjaga keandalan listrik di jalur transmisi utama Jawa Tengah selama Lebaran 2026 tanpa gangguan berarti.
- Tim PLN memperkuat mitigasi risiko dengan kesiagaan personel 24 jam dan teknologi monitoring untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar.
- Direktur Distribusi PLN melakukan inspeksi lapangan serta memberikan apresiasi kepada petugas gardu induk yang tetap siaga demi kenyamanan masyarakat berlebaran.
Surakarta, IDN Times - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) berhasil menjaga keandalan listrik di jalur transmisi utama Jawa Tengah pada momen Hari Idulfitri 1447 Hijriyah. Pasokan energi listrik di jalur utama sistem kelistrikan di Jateng itu tetap andal dan tanpa kendala selama periode siaga Lebaran 2026.
1. Perkuat mitigasi risiko secara prediktif

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady mengatakan, pihaknya bersama tim di lapangan berupaya untuk memperkuat mitigasi risiko secara prediktif.
“Selain itu, kami juga menjalankan instruksi dari Direktur Distribusi. Kehadiran beliau memberikan suntikan motivasi luar biasa bagi seluruh tim UIT JBT. Seluruh instruksi strategis terkait keandalan sistem telah kami terjemahkan ke dalam kesiagaan personel 24 jam dan optimasi teknologi monitoring di setiap titik transmisi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).
2. Distribusi energi dari pembangkit ke pusat beban berjalan mulus

Selama momentum Lebaran lalu, UIT JBT telah melakukan berbagai langkah preventif untuk memastikan distribusi energi dari pembangkit ke pusat-pusat beban di Jateng dan DIY berjalan mulus.
“Kami tidak hanya menjaga teknis, tapi kami menjaga kepercayaan pelanggan. Di bawah koordinasi manajemen pusat, PLN UIT JBT optimis mampu menghadirkan 'Lebaran Terang' yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelas Handy.
Sementara, sebelumnya Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akamalaputri, melakukan inspeksi sistem transmisi di wilayah Jawa Bagian Tengah. Bersama jajaran pimpinan lainnya, Arsyadany meninjau secara mendalam infrastruktur vital di Gardu Induk (GI) 150 kV Beringin dan GI 150 kV Jajar.
3. Apresiasi petugas di gardu induk

“Kelistrikan adalah urat nadi setiap perayaan, terlebih di momen Idulfitri yang sangat sakral bagi masyarakat. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa seluruh sistem transmisi, mulai dari peralatan primer hingga kesiapan personel, dalam kondisi siaga penuh. Listrik tidak boleh sekadar menyala, tapi harus andal demi kenyamanan masyarakat beribadah dan bersilaturahmi,” tegasnya.
Selain itu, Arsyadany memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas di gardu induk yang tetap mendedikasikan waktu dan tenaganya saat masyarakat lain merayakan lebaran.
“Ini adalah amanah besar. Dedikasi teman-teman menjaga objek vital nasional ini adalah amalan ibadah yang luar biasa bagi bangsa,” pungkasnya.


















