Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kekuatan Sistem Kemandirian Membuat Muhammadiyah Tidak Menjadi Benalu
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersalaman dengan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir yang disaksikan Ketua PWM Jateng Dr Tafsir. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Surakarta, IDN Times - Benalu atau parasit merupakan jenis tumbuhan yang menumpang dengan tanaman lain.

Ungkapan benalu juga kerap menggambarkan perilaku seseorang yang mendompleng kepentingan orang atau lembaga lain. 

Kata-kata benalu ini rupanya juga disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nasir ketika berbicara dalam kegiatan Upacara Hari Jadi ke-65 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (24/10/2023). 

1. Haedar Nasir: Jangan pernah menyesal punya kekuatan kemandirian

Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027 Profesor Haedar Nashir. (muhammadiyah.or.id)

Dikutip IDN Times dari laman resmi muhammadiyah.or.id, Haedar yang notabene merupakan Guru Besar Bidang Sosiologi tersebut menegaskan, jika negeri ini memiliki sistem yang bagus. Serta Persyarikatan Muhammadiyah memiliki kekuatan sistem, mandiri, dan tidak menjadi benalu, maka Muhammadiyah akan memiliki masa depan terbaik dan menjadi uswah hasanah bagi yang lain.

“Artinya jangan pernah menyesal kita memiliki kekuatan kemandirian, di tengah sistem apapun kita kuat karena punya pengalaman itu. Mentransformasikan yang kita idealkan dengan realitas nyata,” ungkapnya. 

2. Muhammadiyah justru berikan manfaat buat sekelilingnya

Logo Muhammadiyah. (muhammadiyah.or.id)

Kekuatan kemandirian tersebut merupakan cara Muhammadiyah agar tidak jadi benalu, lebih-lebih bagi lingkungan tempatnya berdiri.

Kehadiran Muhammadiyah justru memberikan manfaat bagi sekelilingnya tanpa terkecuali.

Kekuatan kemandirian yang dimiliki oleh Muhammadiyah merupakan aktualisasi dari perintah Nabi Muhammad. Baginda Rosul bersabda bahwa tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah atau al yadul ulya khairun minal yadis sufla

3. Haedar Nasir beri saran bagi kehidupan berbangsa dan bernegara

https://fakultas-kedokteran-ums.business.site/ u

Menurut Haedar dengan kekuatan, sistem dan semangat kemandirian Muhammadiyah berharap sistem kehidupan berbangsa dan bernegara kian membaik.

Menurutnya kehidupan berbangsa ini harus bersandar pada sistem yang meritokratik, sebab itu merupakan ciri yang berlaku bagi negara modern, serta tidak terikat pada primordialisme.

"Dan kebijakan-kebijakan yang sempit yang justru akan memerosokkan bangsa dan negara ini," jelasnya. 

Editorial Team

Related Article