Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemenkop Segera Resmikan 30 Ribu Gedung Koperasi Desa Merah Putih

Kemenkop Segera Resmikan 30 Ribu Gedung Koperasi Desa Merah Putih
Pemerintah Kota Semarang membangun Gudang Logistik Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)
Intinya Sih
  • Kemenkop akan meresmikan sekitar 30 ribu gedung koperasi Merah Putih yang siap beroperasi, setelah sebelumnya membentuk lebih dari 80 ribu koperasi secara kelembagaan.
  • Program ini menghadapi tantangan seperti pemerataan akses listrik dan internet, digitalisasi yang belum merata, serta kendala lahan dan permodalan di berbagai daerah.
  • Pembangunan tahap pertama membutuhkan lahan minimal 1.000 meter persegi, sementara desain untuk lahan lebih kecil sedang disiapkan dengan dukungan pembiayaan dari Agrinas dan kemitraan BUMN.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Kementerian Koperasi (Kemenkop) segera meresmikan sekitar 30 ribu bangunan gedung koperasi merah putih yang sudah aktif dalam waktu dekat.  

1. 7.000 bangunan koperasi siap beroperasi

Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi.
Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi mengatakan, ada beberapa tahapan atau fase dalam program koperasi merah putih.

"Untuk yang fase satu sudah dilewati ya, yaitu fase kelembagaan. Sudah terbentuk sekitar 80 ribu lebih koperasi merah putih, dari sisi kelembagaan, dari sisi badan hukum dan seterusnya," ungkapnya di Semarang, Sabtu (9/5/2026).

Selanjutnya pada fase kedua untuk infrastruktur, kata Riza, hingga saat ini sekitar 7.000 bangunan koperasi desa/kelurahan merah putih telah 100 persen siap beroperasi. Rencananya, pada bulan Juli atau Agustus mendatang, akan diluncurkan 30 ribu gedung gerai koperasi yang siap beroperasi.

2. Ada tantangan dalam pendirian koperasi

Koperasi Merah Putih, koperasi gedawang
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Staf Khusus Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ambar Pertiwiningrum, meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih Gedawang di Kelurahan Gedawang, Banyumanik, Minggu (7/9/2025). (dok. Pemkot Semarang)

Untuk diketahui, ada sejumlah tantangan dalam pendirian koperasi merah putih di berbagai daerah. Adapun, tantangan yang dihadapi antara lain, pemerataan akses, digitalisasi, lahan, hingga permodalan.

‘’Pembangunan koperasi modern membutuhkan listrik dan internet, yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Kemudian terkait digitalisasi, Indeks Masyarakat Digital (IMD) Indonesia masih belum merata, dengan beberapa daerah memiliki tingkat literasi digital yang tinggi, sementara daerah lain masih membutuhkan pembinaan,’’ terang Riza.

3. Butuh minimal lahan 1.000 meter persegi

koperasi merah putih, kkmp gedawang.jpg
Ilustrasi Koperasi Kelurahan Merah Putih di Gedawang, Kota Semarang. (dok. Pemprov Jateng)

Selanjutnya terkait lahan, untuk pembangunan tahap pertama, lahan yang dibutuhkan adalah 20x30 meter atau minimal 1.000 meter persegi. Desain kedua untuk lahan di bawah 1.000 meter persegi sedang disiapkan.

Lalu, kata Riza, kendala permodalan, sejak September atau Oktober tahun lalu, telah banyak relaksasi dari sisi regulasi dan kemudahan untuk mendapatkan kemitraan dari BUMN.

‘’Pembiayaan juga akan dibantu melalui pengelolaan dari Agrinas, baik dari sisi barang maupun manajer koperasi yang saat ini masih dalam tahap seleksi,’’ tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More