Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lebih Utama Baca Yasin atau Al-Kahfi saat Malam Jumat? Penjelasan Hukum dan Dalilnya

Lebih Utama Baca Yasin atau Al-Kahfi saat Malam Jumat? Penjelasan Hukum dan Dalilnya
Warga membaca Al Quran saat mengikuti semaan Al Quran atau pengajian tafsir Al Quran di Masjid Agung Kauman Semarang, Jawa Tengah, Minggu (1/3/2026). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Intinya Sih
  • Membaca Surah Al-Kahfi pada malam atau hari Jumat disunnahkan kuat berdasarkan hadis sahih, dengan keutamaan memperoleh cahaya penerang antara dirinya dan Ka'bah.
  • Tradisi membaca Surah Yasin di malam Jumat memiliki dasar fadhailul a'mal meski sebagian hadisnya dhaif, tetap bernilai pahala besar dan menjadi amalan turun-temurun umat Muslim.
  • Ulama menegaskan kedua amalan sama-sama baik; Al-Kahfi unggul dalam kekuatan dalil, sementara Yasin membawa ampunan dosa, dan keduanya sebaiknya diamalkan tanpa saling menyalahkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bagi umat Muslim, malam Jumat adalah waktu yang penuh berkah dan memiliki kedudukan istimewa dibandingkan malam-malam lainnya. Di Indonesia, ada dua amalan membaca surah Al-Qur'an yang sangat populer dilakukan pada malam Jumat, yaitu membaca Surah Yasin dan Surah Al-Kahfi.

Namun, di tengah masyarakat, tak jarang muncul perdebatan atau kebingungan, Lur. Sebenarnya, mana yang lebih utama (afdhal) untuk diamalkan di malam Jumat menurut tuntunan agama? Apakah tradisi "Yasinan" atau membaca Al-Kahfi yang lebih dianjurkan?

Biar gak salah paham dan ibadah kita makin mantap, yuk simak penjelasan hukum dan dalil sahih berikut ini!

1. Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi dan Dalilnya

ilustrasi membaca surah Al-Kahfi (pexels.com/RODNAE Productions)
ilustrasi membaca surah Al-Kahfi (pexels.com/RODNAE Productions)

Berdasarkan penjelasan di laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) dan literatur fikih mainstream, membaca Surah Al-Kahfi pada malam Jumat atau pada hari Jumat adalah amalan yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah).

Dasar hukum amalan ini bersandar pada beberapa hadis sahih, di antaranya adalah hadis riwayat Imam Al-Darimi dari Abu Sa'id Al-Khudri, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang membaca Surah Al-Kahfi pada malam Jumat, niscaya memancarlah cahaya penerang antaranya dan Baitul Atiq (Ka'bah)."

Selain itu, dalam riwayat Imam An-Nasa'i dan Al-Hakim disebutkan bahwa pembacanya akan dianugerahi cahaya terang yang menyinarinya di antara dua Jumat. Secara tekstual hukum (khabar), dalil kesunnahan membaca Al-Kahfi khusus di hari/malam Jumat memiliki derajat periwayatan yang sangat kuat dan diakui oleh mayoritas ulama madzhab.

2. Keutamaan Membaca Surah Yasin dan Dalilnya

ilustrasi surat yasin (pexels.com/RODNAE Productions)
ilustrasi surat yasin (pexels.com/RODNAE Productions)

Di sisi lain, amalan membaca Surah Yasin di malam Jumat (populer dengan istilah Yasinan) sudah menjadi tradisi turun-temurun yang melekat kuat pada masyarakat Muslim, khususnya warga Nahdliyin (NU).

Melansir dari NU Online, amalan ini bukanlah perkara bid'ah, melainkan memiliki landasan dalil fadhailul a'mal (keutamaan amal) yang kuat. Salah satunya adalah hadis riwayat Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang membaca Surah Yasin pada malam Jumat, maka pada pagi harinya ia diampuni dosanya." (HR. As-Ashbahani).

Meskipun beberapa ulama ahli hadis mengategorikan sebagian hadis khusus malam Jumat terkait Surah Yasin memiliki sanad yang lemah (dhaif), para ulama sepakat bahwa hadis dhaif tetap bisa diamalkan untuk memotivasi kebaikan (fadhailul a'mal). Apalagi, Surah Yasin dijuluki sebagai "jantungnya Al-Qur'an" (qolbul qur'an), sehingga membacanya kapan pun—termasuk malam Jumat—tetap mendatangkan pahala yang luar biasa besarnya.

3. Kesimpulan: Mana yang Lebih Utama?

Sejumlah warga membaca Al Quran saat mengikuti semaan Al Quran atau pengajian tafsir Al Quran di Masjid Agung Kauman Semarang, Jawa Tengah, Minggu (1/3/2026). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Sejumlah warga membaca Al Quran saat mengikuti semaan Al Quran atau pengajian tafsir Al Quran di Masjid Agung Kauman Semarang, Jawa Tengah, Minggu (1/3/2026). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Lantas, jika waktu kita terbatas, mana yang harus didahulukan? Para ulama kontemporer dan lembaga fatwa keagamaan memberikan jalan tengah yang sangat bijak, Lur:

Secara Kekuatan Dalil Khusus: Jika tolok ukurnya adalah kekuatan sanad hadis yang spesifik menyebut waktu "malam Jumat/hari Jumat", maka membaca Surah Al-Kahfi memiliki keutamaan yang lebih kuat secara tekstual fikih.

Secara Esensi Ibadah: Kedua amalan ini sama-sama baik dan tidak perlu dipertentangkan. Membaca Al-Kahfi mendatangkan cahaya perlindungan, sementara membaca Yasin mendatangkan ampunan dosa.

Ulama NU, Syekh Abdul Hamid Al-Syarwani dalam Hasyiyah-nya menjelaskan bahwa idealnya seorang Muslim menggabungkan keduanya jika mampu. Namun jika harus memilih karena keterbatasan waktu, Sedulur bisa mengamalkannya secara bergantian agar mendapatkan keberkahan dari kedua surah agung tersebut.

Lur, hal yang paling tidak boleh dilakukan adalah saling mencela. Orang yang membaca Surah Al-Kahfi tidak boleh merasa lebih suci dan menuduh orang yang Yasinan melakukan bid'ah. Sebaliknya, yang terbiasa Yasinan juga tidak perlu sinis kepada yang membaca Al-Kahfi. Yang keliru dan rugi adalah mereka yang melewatkan malam Jumat begitu saja tanpa membaca ayat suci Al-Qur'an sama sekali!

Nah, itulah penjelasan ilmiah dan religius mengenai perbandingan keutamaan Surah Yasin dan Al-Kahfi di malam Jumat. Yuk, hidupkan malam Jumat kita dengan lantunan ayat suci sesuai dengan kelapangan waktu kita masing-masing, Sedulur!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More