Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Libur Nataru Pengguna Tol Solo-Ngawi Diprediksi Naik Hingga 50 Persen
Pintu tol Ngemplak, Boyolali. (IDN Times/Larasati Rey)

Surakarta, IDN Times - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku pengelola Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi memprediksi puncak arus mudik Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) pada tanggal 23 Desember hingga tanggal 31 Desember 2024.

Volume kendaraan yang melalui ruas tol Solo-Ngawi meningkat hingga 55 persen.

1. Kendaraan dipredikasi naik hingga 55 persen.

Dirut PT JSN, Merry Natacha Panjaitan memasang stiker ke kendaraan dinas jelang Nataru 2023. (IDN Times/Larasati Rey)

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan mengatakan prediksi puncak arus mudik Natal diperkirakan pada tanggal 23 Desember 2023 sebanyak 55.510 kendaraaan naik sebesar 45% dibandingkan dengan kondisi normal sebanyak 38.301 kendaraan, serta naik 17% dibandingkan periode yang sama Natal 2022 sebanyak 47.354 kendaraan.

"Sedangkan prediksi puncak mudik Tahun Baru pada tanggal 28 Desember 2023 sebanyak 48.798 kendaraan, naik sebesar 55% dibandingkan dengan kondisi normal sebanyak 31.062 kendaraan, serta naik 27% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebanyak 38.145 kendaraan," jelasnya usia apel kesiapan Nataru di kantor PT. JSN, Senin (18/12/2023).

Sedangkan prediksi puncak arus balik Natal pada tanggal 26 Desember 2023 sebanyak 44.273 kendaraaan naik sebesar 50% dibandingkan dengan kondisi normal sebanyak 29.570 kendaraan, serta naik 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebanyak 36.975 kendaraan.

"Dan prediksi puncak balik Tahun Baru pada tanggal 31 Desember 2023 sebanyak 55.508 kendaraan, naik sebesar 37% dibandingkan dengan kondisi normal sebanyak 40.153 kendaraan, serta naik 16% dibandingkan periode yang sama Tahun Baru 2022 sebanyak 47.183 kendaraan," jelasnya.

2. Jumlah keluar masuk tol meningkat.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan. (IDN Times/Larasati Rey)

Merry juga memprediksi kenaikan jumlah lalu lintas kendaraan exit selama periode Nataru 2023-2024 pada tanggal 15 Desember 2023 - 4 Januari 2024. Kenaikan diprediksi sebesar 887.942 kendaraan, atau rata-rata 42.283 kendaraan per hari, naik sebesar 27% dibandingkan dengan kondisi normal 33.272 kendaraan), serta naik 20% dibandingkan periode exit nataru 2022-2023 35.163 kendaraan.

" Sedangkan jumlah lalu lintas kendaraan entrance selama periode Nataru 2023-2024 pada tanggal 15 Desember 2023 - 4 Januari 2024 diprediksi sebesar 880.394 kendaraan, atau rata-rata 41.924 kendaraan per hari, naik sebesar 26% dibandingkan dengan kondisi normal (33.288 kendaraan), serta naik 20% dibandingkan periode entrance nataru 2022-2023 sebanyak 34.830 kendaraan," jelasnya.

Menyambut kenaikan volume kendaraan PT JSN mensiagakan pelayanan operasional jalan tol pada periode libur Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yakni tanggal 18 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024. Prediksi prediksi peningkatan volume lalu akan terjadi di Gerbang Tol Colomadu.

“PT JSN memprediksi akan terjadi lonjakan volume kendaraan sebesar 28% lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal bulan Oktober 2023. Sedangkan pada arus balik, diprediksi terjadi lonjakan kendaraan sebesar 28% lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal bulan Oktober 2023,” jelasnya.

3. Siapkan layanan menyambut kenaikan volume kendaraan.

Apel siaga jelang Nataru 2023 oleh PT JSN. (IDN Times/Larasati Rey)

Mery mengatakan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas periode libur Nataru PT JSN juga telah mempersiapkan strategi layanan operasional yang menjadi fokus utama dalam menghadapi periode libur Nataru yaitu layanan transaksi dengan memfungsikan sebanyak 20 gardu Satelit.

" Gardu Satelit berada di gerbang tol Wilayah Solo-Ngawi diantaranya 9 gardu di Gerbang Tol Colomadu, 5 gardu di Gerbang Tol Ngemplak, 4 gardu di Gerbang Tol Karanganyar dan 2 gardu di Gerbang Tol Sragen," jelasnya.

Sementara, layanan lalu lintas dengan mendukung stakeholder terkait untuk mempersiapkan rekayasa lalu lintas mengingat akan difungsionalkannya Ruas Jalan Tol Jogja-Solo yang terhubung langsung dengan ruas jalan Tol Solo-Ngawi tepatnya di Gerbang Tol Colomadu.

"Layanan preservasi dengan melakukan langkah preventif seperti pembersihan drainase dan membangun tanggul penahan banjir, serta layanan rest area dengan memastikan kebersihan seperti kecukupan air bersih dan keberfungsian toilet fungsional di rest area, memastikan ketersediaan BBM, serta melakukan manajemen arus lalu lintas di rest area,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article