Pemkot Semarang Gelontorkan Bansos ke Lokasi Banjir Tugu dan Ngaliyan

- Pemkot Semarang menyalurkan bansos ke wilayah Tugu dan Ngaliyan pascabanjir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui distribusi logistik.
- Bantuan mencakup paket makanan, kasur, tenda gulung, family kit, dan perlengkapan anak yang disalurkan bertahap dengan prioritas bagi wilayah paling terdampak.
- Wali Kota Agustina Wilujeng menegaskan koordinasi lintas OPD diperkuat serta mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan segera melapor jika ada kondisi darurat.
Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang menggelontorkan bantuan sosial (bansos) ke lokasi banjir di wilayah Kecamatan Ngaliyan dan Tugu, Sabtu (16/5/2026). Pemberian bantuan itu sebagai upaya untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui distribusi logistik.
1. Penanganan di sejumlah titik terdampak

Sejak banjir terjadi, Jumat (15/5/2026) petang, jajaran OPD terkait bersama personel gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak.
Pembersihan material lumpur, normalisasi saluran, penyedotan genangan, hingga pendataan warga terdampak dilakukan secara intensif agar kondisi segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Selain penanganan fisik, Pemkot Semarang juga bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir.
2. Pastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi

Bantuan yang telah disalurkan meliputi 60 paket makanan siap saji, 140 paket lauk pauk siap saji, 25 lembar kasur, 10 lembar tenda gulung, 10 paket family kit, serta 8 paket perlengkapan anak (kids ware).
"Bantuan tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung. Distribusi dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada wilayah dan warga yang paling terdampak," kata Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Sabtu (16/5/2026).
3. Imbau warga tetap waspada

Wali kota menegaskan, bahwa penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penanganan kondisi di lapangan hingga perhatian terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
‘’Koordinasi lintas OPD juga terus diperkuat agar proses penanganan berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran.’’ ujarnya.
Sementara, Pemkot Semarang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta aktif melaporkan kondisi kedaruratan di wilayah masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.


















