Warga Ciputat, Tangsel, penerima bantuan sembako (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Lebih lanjut, saat ini jumah e-Warung yang berpartisipasi dalam program BSNT di Jateng mencapai ribuan unit. Pihaknya menekankan realisasi penyaluran sembako BSNT mencapai lebih 90 persen.
Kuota penerima sembako BSNT di Jawa Tengah sebanyak 3,4 juta jiwa sesuai Keputusan Dirjen Nomor 4 Tahun 2021. Bantuan BSNT pada 2021 telah disalurkan bagi 2,9 juta jiwa.
"Tapi kenyataan di lapangan, banyak kendala yang dihadapi oleh kami. Antara lain, komplain dari warga yang menemukan saldo ATM-nya nol rupiah, kartu ATM rusak, sembako yang tidak sesuai keinginan warga dan banyak juga warga yang sudah pindah domisili jadinya kita kesulitan melacaknya," ujar Teguh.
Pihaknya sampai sekarang belum mengetahui lebih jelas apakah program sembako BSNT akan berlanjut di tahun depan atau tidak. Menurutnya program tersebut memang rutin digulirkan oleh Kemensos untuk meringankan beban warga terutama saat masa pandemik. "Kita gak tahu apakah dilanjutkan tahun depan apa gak. Soalnya programnya tergantung kebijakan pusat. Kita ya mengawasi di lapangan aja," tukasnya.