Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PPGI: 1,2 Miliar Surat Suara Segera Dicetak untuk Kebutuhan Pemilu 2024

PPGI: 1,2 Miliar Surat Suara Segera Dicetak untuk Kebutuhan Pemilu 2024
Ilustrasi surat suara (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Share Article

Semarang, IDN Times - Tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang sebentar lagi dimulai membuat sejumlah perusahaan percetakan mulai berancang-ancang mencetak surat suara. Berdasarkan data dari Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), untuk kebutuhan penyelenggaraan Pemilu 2024, total surat suara yang akan dicetak sebanyak 1,2 miliar. 

1. Surat suara akan dicetak selama 50 hari

Ilustrasi Surat Suara (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Ilustrasi Surat Suara (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Ketua Umum PPGI, Ahmad Mughira Nurhani mengatakan, proses pencetakan surat suara tersebut dikerjakan selama 50 hari. Tahapan pencetakan dikebut mengingat masa kampanye sampai hari H Pemilu 2024 hanya berlangsung selama 75 hari. 

"Kan sudah pengumuman pelelangan. Sekarang lagi nunggu DCT (Daftar Calon Tetap (DCT), kalau sudah diumumkan ya langsung dicetak. Jumlahnya 1,2 miliar lembar surat suara. Kan tinggal caleg calegnya aja tuh yang mau koreksi nambahin namanya dan gelarnya yang kurang," kata Mughira di sela acara pameran industri grafika yang digelar di kompleks PROP Semarang, Kamis (23/11/2023). 

Ia mengaku proses pencetakan surat suara harus ditargetkan kelar selama 50 hari mengingat tahapan Pemilu tahun depan hanya menyisakan waktu 75 hari. 

Ia pun berharap adanya penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berjalan kondusif, aman dan berlangsung damai.

"Mudah-mudahan pemilu tahun ini dapat berjalan aman dan damai," tegasnya. 

2. Pendistribusian surat suara dikerjakan perusahaan logistik rekanan KPU

Ilustrasi pekerja logistik Pemilu 2019 memperhatikan surat suara Pileg 2019 sebelum dilipat dan didistribusikan ke TPS. IDN Times/Prayugo Utomo
Ilustrasi pekerja logistik Pemilu 2019 memperhatikan surat suara Pileg 2019 sebelum dilipat dan didistribusikan ke TPS. IDN Times/Prayugo Utomo

Ia berkata setelah rampung dicetak, surat suara Pemilu akan langsung didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota. Pendistribusian surat suara, katanya dikerjakan perusahaan logistik yang dinyatakan menang tender KPU RI. 

"Setelahnya distribusi dilakukan perusahaan logistik yang sudah ditunjuk oleh KPU," tambahnya. 

3. Tahap pencetakan surat suara dikerjakan di Jateng, Jabar dan Jatim

Salah satu perusahaan grafika memamerkan mesin percetakan terbarunya di ruang pamer PRPP Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Salah satu perusahaan grafika memamerkan mesin percetakan terbarunya di ruang pamer PRPP Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Lebih lanjut, ia menjelaskan nantinya saat coblosan, ada enam lembar surat suara yang digunakan oleh setiap pemilih. Proses pencetakan surat suara paling banyak dikerjakan di wilayah Jawa Tengah

Selain itu, pencetakan suara suara sebagian juga dikerjakan di Jawa Barat dan Jawa Timur. 

"Sebagian besar pencetakan surat suara dikerjakan di wilayah Jawa Tengah. Persisnya berapa jumlahnya saya gak hapal. Yang pasti Jateng, Jatim, Jabar itu sangat besar," terangnya. 

4. PPGI sedang susun roadmap industri grafika

Salah satu perusahaan grafika yang mengikuti pameran di PROP Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Salah satu perusahaan grafika yang mengikuti pameran di PROP Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

PPGI kini memiliki kurang dari 500 anggota perusahaan percetakan se-Indonesia. Jumlah anggota PPGI berkurang drastis karena terpengaruh arus digitalisasi yang pesat. 

Karena itulah, untuk mempertahankan eksistensi industri percetakan nasional, pihaknya sedang menyusun rancangan roadmap industri grafika. Salah satunya mendorong Dirjen Industri Grafika Kemenperin guna mempercepat arahan kepada setiap sekolah agar tetap mewajibkan siswa SMP dan SMA untuk menggunakan buku sekolah sebagai media pembelajaran.

"Jadi yang diarahkan buku yang dicetak. Bukan buku digital. Dan industri buku di Indonesia akan bisa hidup dengan adanya kebijakan itu. Apalagi di luar negeri di Swedia anak anak sekolah diajari untuk memulai menggunakan buku kembali. Dengan belajar menulis di buku. Makanya di Indonesia musti memperkuat metode pembelajaran dengan memakai buku cetak," tandasnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

105 Pelaku Pencurian Ditangkap Polda Jateng, Paling Banyak Jambret

30 Mei 2026, 09:22 WIBNews