Semarang, IDN Times - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-479 disambut dengan berbagai cara dan mengajak warga untuk memeriahkan. Kali ini Pemerintah Kota Semarang menghadirkan program ‘’Tukar Botol Dapat Lumpia’’ bagi masyarakat.
Promo HUT Ke-479 Kota Semarang, Tukar Botol Bekas dapat Lumpia Gratis

1. Bagikan 5.000 porsi lumpia
Inovasi kreatif tersebut menggabungkan kepedulian lingkungan dengan pelestarian kuliner khas Kota Semarang. Program ini mengajak masyarakat menukarkan botol bekas menjadi voucher lumpia gratis.
Selanjutnya, voucher tersebut dapat ditukar lumpia pada Minggu (3/5/2026) di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang. Kegiatan pembagian 5.000 porsi lumpia itu membidik pemecahan Rekor MURI.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan, program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam mendorong budaya ramah lingkungan sekaligus menguatkan identitas kota sebagai rumah kuliner legendaris.
“Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Botol bekas yang sering dianggap tidak bernilai, kini bisa ditukar menjadi sesuatu yang bermanfaat,’’ ungkapnya, Kamis (23/4/2026).
2. Tukarkan botol bekas di bank sampah
Menurut wali kota, program tukar botol bekas mendapat voucher lumpia gratis ini juga menjadi momentum kebersamaan warga di dalam merayakan HUT ke-479 Kota Semarang sekaligus memperkuat identitas Kota Semarang sebagai kota kreatif dan peduli lingkungan.
Untuk diketahui, program “Tukar Botol Dapat Lumpia” dilaksanakan dalam dua tahap, pertama, tahap penukaran botol bekas di mana masyarakat dapat menukarkan botol bekas pada tanggal 26–30 April 2026 di bank-bank sampah terdekat. Botol yang dikumpulkan akan ditukar dengan voucher lumpia gratis.
Selanjutnya adalah tahap penukaran voucher, yakni voucher yang telah diperoleh kemudian dapat ditukarkan dengan lumpia pada Minggu (3/5/2026) pukul 06.00 – 08.00 WIB di Lapangan Pancasila Simpang Lima.
3. Dorong partisipasi masyarakat dalam kelola sampah
Sebanyak 5.000 porsi lumpia akan dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan ini, yang sekaligus menjadi upaya Pemkot Semarang untuk memecahkan Rekor MURI sebagai pembagian lumpia terbanyak berbasis gerakan peduli lingkungan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye Pemkot Semarang dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus memperkuat citra Kota Semarang sebagai kota yang inovatif, ramah lingkungan, dan kaya akan budaya kuliner.
‘’Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi, mengumpulkan botol bekas, dan menjadi bagian dari sejarah baru Kota Semarang,’’ tandas Agustin.