Sakit Demensia, Embarkasih Solo Tunda Keberangkatan 7 Calhaj Lansia

Boyolali, IDN Times - Tujuh calon jemaah haji (calhaj) tertunda keberangkatannya karena sakit sebelum bertolak ke Tanah Suci Makkah. Dari jumlah tersebut, sebagian besar menderita demensia atau mengalami penurunan daya ingat.
Gentur Rahma Indirardi, Humas PPIH Embarkasih Solo mengatakan data jumlah jemaah yang tertunda keberangkatannya dihimpun sampai tanggal 20 Mei 2024.
"Sampai dengan 20 Mei, jemaah haji di Embarkasih Solo yang tertunda keberangkatan ada tujuh. Lima karena mengalami demensia, satu sakit jantung, satu sakit paru. Jadi tujuh jemaah itu terpaksa tertunda keberangkatan karena tidak layak terbang," kata Gentur saat dikontak IDN Times, Senin (20/5/2024).
1. Jumlah calhaj lansia sebanyak 12 ribuan

Gentur menyampaikan ketujuh calhaj yang tertunda keberangkatannya berasal dari kalangan lansia.
Jika ditotal keseluruhan tahun ini jumlah calhaj lansia yang berangkat ke Tanah Suci Makkah sebanyak 12 ribuan orang atau sekitar 30 persen dari total calhaj yang dijadwalkan berangkat dari Embarkasih Solo yaitu 36.002 orang.
"Total Embarkasih Solo menerima 100 kloter. Keseluruhan jumlahnya 36.002 orang. Yang lansia prosentasenya ada 30 persen atau sekitar 12 ribuan jemaah untuk kategori usia 65 tahun ke atas," urainya.
2. Para petugas haji diminta layani calhaj lansia dengan baik

Dengan mengusung tagline utama Haji Ramah Lansia, maka pelayanan Embarkasih Solo memberikan arahan kepada semua petugas haji guna menonjolkan seluruh pelayanan yang terbaik bagi para calhaj lansia.
Pelayanan yang terbaik, katanya juga berlaku di Madinah maupun Makkah Arab Saudi yang mana para calhaj lansia diberikan sejumlah menu yang khusus.
"Otomatis dalam pelaksanaan seluruh satgas dan petugas dibekali kemampuan melayani jemaah lansia dengan baik apalagi di Saudi kita juga sediakan menu menu khusus lansia," paparnya.
3. Tiga calhaj dirawat di rumah sakit

Adapun petugas Embarkasih Solo sampai saat ini sudah menerima kedatangan 12.254 calhaj yang berasal dari 34 kloter. Untuk calhaj yang sudah yang diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah berjumlah 11.520 orang yang berasal dari 32 kloter.
Untuk yang telah mendarat ke Madinah sudah ada 29 kloter dengan total calhaj 10.439 orang. "Nah untuk kondisi saat ini ada beberapa jemaah perlu dapat perawatan kesehatan. Ada tiga jemaah yang dirawat di rumah sakit rujukan Embarkasih Solo. Antara lain satu dirawat di RS Pandanaran Boyolali, satu lagi di RSUD Moewardi dan satu orang dirawat IGD poliklinik embarkasih," ungkapnya.
4. Embarkasih Solo catat dua calhaj meninggal

Sedangkan jumlah calhaj yang wafat sementara ini terdata oleh Embarkasih Solo sebanyak dua orang. Seorang jemaah wafat 16 Mei kemarin di Madinah. Serta seorang lagi wafat di lokasi Embarkasih Solo 19 Mei kemarin. "Jemaah yang wafat ada dua. Pertama di Madinah tanggal 16 Mei dan wafat di tempat embarkasih 19 Mei kemarin," tutupnya.


















