Semarang, IDN Times - Meski Kota Semarang saat ini masuk dalam kawasan zona merah penyebaran virus Corona, namun nyatanya masyakarat setempat masih sulit mematuhi aturan protokol kesehatan.
Dewan Masjid Indonesia (DMI) juga menyatakan tak gampang mengatur warga Semarang yang notabene mayoritas umat Islam untuk mengikuti anjuran pemerintah agar salat berjamaah di rumah.
"Ya memang kita tahu juga kalau banyak yang terpapar Corona. Kita justru yakin warga yang lapor (terinfeksi COVID-19) sama yang tidak lapor, banyak yang gak lapor. Tapi gak bisa maksa umat Muslim biar salat di rumah. Ada yang mentaati imbauan pemerintah, ada yang gak. Kita bisanya cuma mengimbau saja," kata KH Ahmad Fuad, Ketua DMI Kota Semarang kepada IDN Times, Senin (28/6/2021).
