Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sepanjang 2025, Terminal Peti Kemas Semarang Bisa Layani 1 Juta Teus

IMG-20250614-WA0144.jpg
Tronton pembawa peti kemas melewati Jalan Ronggowarsito Semarang. (IDN Times/Dok Humas Daop 4 Semarang)
Intinya sih...
  • TPKS mencapai layanan 1 juta Teus
  • Arus ekspor-impor meningkat sekitar 15%
  • GINSI memberikan apresiasi atas capaian kinerja TPKS
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Sepanjang periode Januari-Desember 2025, pengelola Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) berhasil melayani arus peti kemas mencapai 1 juta Teus. 

Capaian tersebut menjadi milestone pertama bagi TPKS sejak beroperasi. Menurut pengelola, raihan layanan peti kemas sebanyak itu sekaligus menandai peningkatan kinerja dan daya saing secara berkelanjutan di tengah dinamika pertumbuhan industri logistik serta tantangan kepadatan arus peti kemas. 

1. TPKS bersyukur bisa catatkan kinerja yang bertumbuh

IMG-20251218-WA0049.jpg
Terminal Peti Kemas Semarang saat difoto dari udara. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Tanjung Emas)

Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna mengatakan, capaian itu merupakan kerja kolektif seluruh insan terminal yang didukung transformasi operasional yang konsisten.

"Pencapaian 1 juta Teus merupakan tonggak sejarah bagi TPK Semarang. Ini adalah hasil dari transformasi operasional yang kami jalankan sejak awal 2025, penguatan perencanaan dan pengendalian operasi, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas dan peralatan terminal. Di tengah berbagai tantangan eksternal, kami bersyukur TPK Semarang mampu mencatatkan kinerja yang bertumbuh,” ujar Nyoman, Rabu (7/1/2026). 

2. Arus ekspor impor meningkat

Kawasan bisnis peti kemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang dipotret dari udara. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Tanjung Emas)
Kawasan bisnis peti kemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang dipotret dari udara. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Tanjung Emas)

Arus peti kemas tercatat tumbuh sekitar 15 persen disertai dengan peningkatan produktivitas bongkar muat, perbaikan efektivitas waktu pelayanan kapal dibandingkan berthing time, serta perbaikan kinerja yard occupancy ratio. 

Lonjakan tersebut sejalan dengan pertumbuhan aktivitas industri. Kemudian juga ada peningkatan arus ekspor-impor, serta meningkatnya pergerakan logistik domestik melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus momentum bagi TPK Semarang untuk melakukan percepatan perbaikan operasional sejak awal tahun 2025.

Pencapaian arus kumulatif 1 juta Teus yang diraih TPK Semarang mendapat apresiasi dari para pelaku usaha. 

3. GINSI apresiasi capaian kinerja TPKS

Armada kapal merapat di dermaga peti kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Tanjung Emas)
Armada kapal merapat di dermaga peti kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Tanjung Emas)

Ketua Badan Pengurus Daerah Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Tengah, Budiatmoko, menilai capaian tersebut sebagai bukti peningkatan kinerja dan keandalan layanan terminal dalam mendukung kelancaran arus logistik di Jawa Tengah.

“Kami dari Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia dengan bangga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Terminal Peti kemas Semarang atas pencapaian luar biasa berupa arus kumulatif 1 juta Teus. Kami akan terus menjalin sinergi yang baik dengan TPK Semarang. Kami berharap prestasi itu dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional di masa depan,” ujar Budiatmoko. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Tok! Perwal Kesehatan Semarang 2025 Terbit, Ini Syarat Gratis Berobat

08 Jan 2026, 15:15 WIBNews