Semarang, IDN Times - Seorang siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang bernama Ahmad Al Fian dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Mardhatillah Muhammadiyah, Minggu (2/8/2026) malam.
Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP M Faizal Wildan Umar Rela menyatakan, saat ini masih memperdalam penyelidikan untuk mengorek informasi mengenai dugaan perundungan atau bullying.
"Saat ini masih diselidiki. Kami hari ini sudah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab siswa tersebut meninggal," kata Faizal saat dikonfirmasi wartawan, Senin (3/8/2026).
Proses autopsi terhadap jenazah siswa tersebut atas persetujuan kedua orang tua. Menurutnya dengan melakukan autopsi bisa mengetahui secara gamblang apakah menjadi korban bullying atau tidak.
Oleh karena itulah, pihaknya belum bisa memastikan apakah Al Fian meninggal karena tindakan bullying atau mengalami kecelakaan di sekolahnya.
"Autopsi perlu dilakukan supaya kami bisa mengetahui penyebab meninggalnya korban. Ini juga sudah sesuai persetujuan kedua orang tuanya," tuturnya.
Untuk hari ini, pihaknya juga sedang memeriksa 11 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi. Kesebelas saksi meliputi pegawai bagian humas, sejumlah guru dan siswa yang menjadi teman sekelas korban.
"Saksi-saksi yang sedang diperiksa ada sebelas. Hari ini dimintai keterangan. Proses (pemeriksaan) dikerjakan di Mapolsek kemudian ditarik ke Mapolres," ungkapnya.
