PLTSa Putri Cempo, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sampah DLH Surakarta, Sularso mengatakan jika saat ini pengelolaan sampah sudah di Kota Solo sudah lebih baik, saat ini terdapat sekitar 200 pengelolaan sampah di tingkat RW di Kota Solo, yang terhubungan dalam Bank Sampah.
Tempat pengelolaan sampah tersebut, berfungsi untuk memilah sampah yang nantinya akan didaur ulang. Sampah yang dihasilkan banyak dari sampah plastik dan kertas yang bisa didaur lang.
"Sekarang sudah ada 200 lokasi pengelolahan sampah di Kota Solo, jadi mekanismenya dari lokasi pengelolahan sampah tersebut sampah dipilah dan yang bisa didaur ulang akan masuk di bank sampah, sedangkan yang tidak akan dibuang di TPA Putri Cempo," jelasnya.
Di TPA Putri Cempo sendiri, sampah yang dibuang akan dioleh kembali menjadi lisrik di PLTSa Putri Cempo. Sehingga, sampah yang dihasilkan akan maksimal dimanfaatkan.