Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Suasana Haru Iringi Pemakaman Serka Ichwan di Magelang, Istri Menangis di Pusara

Suasana Haru Iringi Pemakaman Serka Ichwan di Magelang, Istri Menangis di Pusara
Istri almarhum Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan Hanadita bersama keluarga berada di makam Muhammad Nur Ichwan diTaman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II Cawang, Magelang, pada Minggu pagi (5/4/2026). (IDN Times/Bandot Arywono)
Intinya Sih
  • Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan dimakamkan secara militer di TMP Giri Dharmoloyo II Magelang setelah gugur dalam tugas perdamaian dunia di Lebanon akibat ledakan yang menghantam kendaraan UNIFIL.
  • Upacara pemakaman dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dihadiri keluarga, pejabat daerah, dan ratusan prajurit yang memberikan penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum.
  • Almarhum dikenal sebagai prajurit gigih dari Kodam IX/Udayana, lahir di Magelang tahun 2000, meninggalkan seorang istri dan bayi tujuh bulan yang kini menerima seluruh hak dari negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?



Magelang, IDN Times — Suasana haru menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II Cawang, Magelang, pada Minggu pagi (5/4/2026). Jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian dunia di Lebanon, akhirnya dimakamkan melalui upacara pemakaman militer. Pemakaman dilangsungkan pada pukul 09.00 WIB dengan upacara pemakaman yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

1. Momen Memilukan di Pusara Serka Anumerta Muhammad Muhammad Nur Ichwan

VideoCapture_20260405-122302.jpg
Istri almarhum Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan Hanadita bersama keluarga berada di makam Muhammad Nur Ichwan diTaman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II Cawang, Magelang, pada Minggu pagi (5/4/2026). (IDN Times/Bandot Arywono)


​Kehilangan mendalam begitu dirasakan oleh sang istri, Hanadita Anjani saat prosesi tabur bunga berlangsung, Hanadita yang awalnya berdiri tegak tak lagi mampu membendung kesedihannya. Ia kemudian duduk di samping pusara sang suami sembari terisak.

​Sambil memandang foto almarhum, Hanadita berulang kali mengusap nisan dan foto Nur Ichwan. Kesedihan serupa juga tampak pada ibunda almarhum, Yeniah, dan adik laki-lakinya yang tak kuasa menahan tangis melepas kepergian sosok prajurit TNI tersebut.

Sebelumnya Hanadita. Tidak menyangka Suaminya, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, gugur dalam ledakan yang menghantam kendaraan UNIFIL di Lebanon, Senin (30/3/2026).
Padahal, personel Kesdam IX/Udayana yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) ini dijadwalkan menyelesaikan misi perdamaiannya pada Mei mendatang.

Hana mengisahkan, komunikasi terakhir dengan sang suami tidak menyiratkan tanda bahaya. Sertu Ichwan sempat mengabarkan bahwa jadwal patrolinya kemungkinan dibatalkan. Namun, takdir berkata lain saat kendaraan yang mengangkut rombongannya dihantam ledakan ketika hendak mengevakuasi rekannya, Praka Farizal Rhomadon.

Di mata Hana, suaminya adalah sosok penyayang dan sangat bertanggung jawab. Kepergian Sertu Ichwan meninggalkan luka mendalam, terutama bagi putri kecil mereka yang baru berusia tujuh bulan.



2. Penghormatan Terakhir dari Negara, jenazah dimakamkan dengan upacara militer yang dipimpin Wakil Panglima TNI

20260405_093122(0).jpg
Rarusan personel TNI mengikuti upacara militer pemakaman Serka Anumerta Muhammad Nu Ichwan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II Cawang, Magelang, pada Minggu pagi (5/4/2026). (IDN Times/Bandot Arywono)

Pantuan IDN Times puluhan hingga ratusan personel TNI terlihat khidmat mengikuti upacara pemakaman almarhum. Hadir juga jajaran Forkompinda Kabupaten Magelang, Kota Magelang, keluarga , masyarakat yang menghantarkan jenazah Serka Muhammad Nur Ichwan di tempat peristirahatan terakhirnya

​Dalam amanatnya, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan penghormatan tertinggi atas jasa Serka Anumerta Ichwan.
​"Atas nama negara dan TNI, kami mempersembahkan jiwa raga dan jasa-jasa almarhum kepada Ibu Pertiwi. Beliau gugur demi kepentingan keluhuran negara dan perdamaian dunia," ujar Jenderal Tandyo saat membacakan Apel Persada.

Jenazah Serka Muhammad Nur Ichwan tiba di rumah duka di Magelang pada Sabtu (4/4/2026) 22.51 WIB. Suasana duka menyelimuti rumahnya di Dusun Deyangan, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Isak tangis menyambut kedatangan peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih diturunkan.

Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Sersan Kepala (Serka) Anumerta Muhammad Nur Ichwan, anggota Kontingen Garuda dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL). "Atas nama keluarga besar Kodam IX/Udayana, kami ikut berduka cita yang sangat mendalam atas gugurnya saudara kami, Sersan Kepala Anumerta M. Nur Ichwan," katanya.

Mayjen TNI Piek Budyakto, yang hadir langsung di rumah duka, mengungkapkan sosok almarhum sebagai prajurit yang memiliki determinasi tinggi. Sebelum akhirnya bertugas di Lebanon, almarhum yang merupakan Bintara Perawat di Kesdam IX/Udayana ini telah berulang kali mencoba peruntungan untuk misi internasional.


"Almarhum sudah mendaftar tiga kali untuk menjadi anggota Kontingen Garuda. Kegigihannya membuahkan hasil hingga akhirnya lolos bergabung dalam pasukan PBB. Kami keluarga besar Kodam IX/Udayana sangat kehilangan," ujar Mayjen Piek Budyakto.

Sebelum tiba di Magelang, jenazah sempat diterima oleh pihak otoritas Bandara Soekarno-Hatta dan keluarga. Bahkan, Presiden RI turut memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan duka cita mendalam atas pengabdian almarhum.
Pemerintah memastikan bahwa seluruh hak-hak almarhum, termasuk tunjangan dari negara, telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak istri.

3. Profil singkat Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan

20260405_093122(0).jpg
Rarusan personel TNI mengikuti upacara militer pemakaman Serka Anumerta Muhammad Nu Ichwan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II Cawang, Magelang, pada Minggu pagi (5/4/2026). (IDN Times/Bandot Arywono)


​Almarhum dikenal sebagai sosok yang gigih dan berbakti. Berikut adalah sekilas riwayat hidupnya:
• ​Lahir: Magelang, 12 Mei 2000.
• ​Jabatan Terakhir: Bintara Kesehatan Kodam IX/Udayana.
• ​Pendidikan: Alumni SMK Kesdam (Kesehatan Kodam).
• ​Keluarga: Meninggalkan seorang istri dan satu orang anak.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More