Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tata Cara Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Jelang Idul Adha 2026
Puasa Arafah amalan bulan Dzulhijjah (iStockphoto.com/Fahad alhussain)
  • Umat Muslim dianjurkan berpuasa dari tanggal 1 hingga 9 Zulhijah 1447 H yang diperkirakan dimulai pada Senin, 18 Mei 2026, sebagai amalan utama sebelum Idul Adha.
  • Puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijah memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu, sedangkan Puasa Arafah di 9 Zulhijah menghapus dosa dua tahun bagi yang tidak berhaji.
  • Tata cara puasa meliputi niat di malam atau pagi hari, makan sahur untuk keberkahan, menahan diri dari hal membatalkan puasa, serta menjaga lisan dari perbuatan sia-sia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasuki bulan Zulhijah, umat Muslim disunahkan untuk memperbanyak amal saleh. Berbeda dengan bulan-bulan lainnya di mana Puasa Ayyamul Bidh menjadi andalan, di bulan Zulhijah kita dianjurkan langsung mengambil momentum Puasa Awal Zulhijah karena adanya larangan berpuasa di Hari Tasyrik.

Berikut adalah panduan lengkap, niat, serta tata cara puasa sunah menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 yang sah dan sesuai tuntunan.

1. Puasa Utama: Puasa 9 Hari Pertama Zulhijah

Puasa Arafah amalan bulan Dzulhijjah (iStockphoto.com/laarow)

Karena tanggal 13 Zulhijah termasuk Hari Tasyrik yang diharamkan untuk berpuasa, maka anjuran Puasa Ayyamul Bidh di bulan ini dilebur ke dalam keutamaan Puasa Awal Zulhijah. Umat Muslim dianjurkan berpuasa dari tanggal 1 sampai 9 Zulhijah, sedangkan untuk 1 Zulhijjah 1447 H pada tahun 2026 diperkirakan jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Niat Puasa Zulhijah (Hari ke 1–7):

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Zulhijah karena Allah Ta'ala."

2. Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah)

Ilustrasi puasa Arafah dan Tarwiyah. (Pexels/khats cassim)

Memasuki hari ke-8 Zulhijah, puasa sunah ini memiliki penekanan khusus yang disebut Puasa Tarwiyah. Keutamaan menjalankan puasa hari ke-8 ini adalah dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu.

Niat Puasa Tarwiyah:

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

3. Puasa Arafah (9 Zulhijah)

Puasa daud untuk kesehatan (pexels.com/herapermata)

Ini adalah puncak puasa sunah di bulan Zulhijah yang dilaksanakan saat jemaah haji sedang wukuf di Padang Arafah. Sangat dianjurkan bagi Muslim yang tidak sedang berhaji. Keutamaannya luar biasa, yaitu menghapus dosa dua tahun (satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang).

Niat Puasa Arafah:

Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Pelaksanaannya

Niat di Dalam Hati: Dibaca pada malam hari. Jika lupa, karena ini puasa sunah, boleh berniat di pagi hari sebelum waktu zuhur selama belum makan atau minum apa pun sejak subuh.

Makan Sahur: Sunah yang berkah untuk menjaga energi tubuh.

Menahan Diri: Tidak makan, minum, dan menjaga hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Hindari Perbuatan Sia-sia: Menjaga lisan dari ghibah atau berkata kotor agar pahala puasa tidak hangus.

Editorial Team