Berdasarkan data kronologis yang diperoleh dari Disdikbud Jateng, tes sampling dilakukan pada 21-23 Oktober 2021. Ketika itu pihaknya menuturkan dari tes PCR yang diikuti guru dan siswa SMKN 1 Solo, SMAN 1 Solo dan SMA Mikael, ditemukan enam siswa SMKN 1 Solo positif COVID-19.
Lalu tes sampling dilanjutkan ke SD Kristen Manahan, SD Mangkubumen, SDN Danukusuman, SDN Al Islam Jamsaren dan SDN Semanggi Lor. Hasilnya, ada 39 siswa yang dinyatakan positif COVID-19. Rinciannya adalah sebanyak 25 siswa SD Kristen, satu siswa SD Mangkubumen, sembilan siswa SD Danukusuman dan masing-masing dua siswa SD Al Islam dan SD Semanggi Lor.
Pemeriksaan sampling juga berlangsung di SMPN 4 Solo, SMP IT Nur Hidayah dan SMPN 8 Solo. Hasilnya, 16 siswa positif COVID-19. Rinciannya ada satu siswa SMPN 4 terpapar COVID-19, satu siswa SMP IT Nur Hidayah terpapar COVID-19 dan 14 siswa SMPN 8 juga terpapar COVID-19.
Tes sampling pun digelar di SMAN 3 Semarang, SMKN 2 Semarang, SMKS Mataram, SMP 40 Semarang, SMP 30 Semarang, SD Islam Hidayatullah, SDN Mlatiharjo, SD Islam Darul Fatah, SD Sultan Agung 01 dan SD Kanisius.
Hasilnya tes sampling di sekolahan Semarang secara keseluruhan ada 29 siswa yang positif COVID-19.